RSS

HUT Erwin Pohe ke-73 tahun 2013

Erwin HUT 73

Dr Erwin Pohe didampingi istri, dr Tres. Foto: Mike Wangge

Prihatinkan Banjir Jakarta, Tinjau Kawasan Tergenang dengan Perahu Karet

“Tidak ada acara apa-apa. Banyak yang sedang repot akibat banjir. Prihatin lebih diutamakan,” begitu bunyi sms (Short Message Service) yang dikirim Dr Erwin A Pohe MBA sehari menjelang Hari Ulang Tahun (HUT)-nya ke-73 yang jatuh pada Senin, 21 Januari 2013. Di kantornya lantai 3 Lasik Building di Jalan Tenderan Nomor 30, Jakarta Selatan memang menyiratkan tanda keprihatinan itu. Sekitar pukul 14.00 WIB, dr Tresiaty (istrinya) yang masih mengenakan pakaian praktek dokter menghampirinya dan memintanya ke ruang pertemuan untuk “bernyanyi”. Di sana telah dipersiapkan perayaan kue perayaan ulang tahun secara sederhana. Angka 73 semula dibalik menjadi 37. Pada acara itu, ia didampingi istri dan seorang putranya (Dani). Sejumlah staf/karyawan menyanyikan lagu ulang tahun dan para wartawan yang turut hadir mengabadikannya dalam bentuk foto dan video.

Rasa prihatin benar-benar ditunjukkan pebisnis dan politikus tersebut dengan membagikan ratusan bungkus makanan siap santap dan siap saji beserta berkardus-kardus air mineral. Tiga kendaraan beroda empat meluncur dari kantornya menuju kawasan Pos Penanggulangan Banjir oleh Marinir di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Muara Karang (Pluit, Jakarta Utara). Dr Erwin beserta istri mengendarai kendaraan besar diikuti dua kendaraan lain di belakangnya yang memuat bahan makanan dan para wartawan.

Kendaraan yang dikemudikan Urgen sempat terpencar dari rombongan dan keluar di pintu tol Jelambar. Ketinggian air sekitar 30 cm dan banyaknya kendaraan berat seperti trailer serta ribuan masyarakat dan lainnya di Jalan Jembatan 3 hingga perempatan Mall Pluit Junction turut menghambat laju kendaraan bahan makanan. “Untung tidak mogok,” kata Urgen ketika berhasil menerobos banjir setinggi sekitar 35 cm.

Erwin HUT 73b

Dr Erwin Pohe ketika berada di Kawasan Bekas Kediamannya. Foto: Mike Wangge

Ketika kendaraan pembawa makanan sudah tiba di lokasi, penyerahan bantuan diserahkanterimakan kepada komandan posko dan diturunkan oleh para anggota marinir yang sedang bertugas. Setelah sejenak di posko dan berbincang-bincang dengan komandan dan sejumlah anggota marinir, Erwin Pohe beserta istri, seorang putra, dan rombongan wartawan sempat menggunakan perahu karet untuk meninjau bencana banjir di sekitar bekas tempat tinggalnya di kawasan Pluit. Sejumlah kendaraan tampak tetap dibiarkan tenggelam oleh pemiliknya. Bahkan, sebuah kendaraan TNI berada di tengah genangan air setinggi sekitar 1,5 meter.

“Selamat Ulang Tahun untuk Dr Erwin Pohe. Biarlah Tuhan selalu memberkati dan memelihara kehidupan setiap umat-Nya. Saya dan istri dalam keadaan baik-baik saja di Komplek Regata, tetapi jika bepergian belum bisa menggunakan kendaraan roda empat, tetapi kendaraan air seperti speedboat,” kata Pendeta Oke F Supit SH MH MBA pada Selasa pagi, 22 Januari 2013. (Epaphroditus Ph M)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: