RSS

Glow Pro’s 2011

Perbuatan Ajaib Tuhan Bagi Tessa Kaunang dan Ronny Immanuel

Perjalanan kehidupan setiap manusia dilalui dengan beragam liku. Perjalanan hidup dimaksud bukan sebagai  lakon dalam sebuah drama panggung sandiwara. Tessa Kaunang (aktris) dan Rony ‘Mongol’ Immanuel (stand up comedy) menceritakan pengalaman hidup masing-masing pada ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pra-Natal Glow Profesional (Glow Pro’s) pada Kamis malam, 24 November 2011 di Glow Sanctuary Thamrin Residences Lt 3A, Jalan Kebon Kacang Raya, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta. Di hadapan jemaat, Tessa menceritakan bahwa kehidupan kecil hingga dewasanya dijalani dengan penuh derita batin. “Mungkin, beberapa di antara jemaat sudah mendengar kesaksian bahwa saya hidup di lingkungan keluarga yang cukup mengalami penderitaan batin, terutama ibu. Ketika mendapati ayah berselingkuh, ibu saya tetap tabah menjalani hidup ini. Padahal, saya sebagai anak perempuan sempat mengatakan agar ibu bercerai saja dengan ayah. Tetapi, ibu tetap setiap. Alhasil, 29 tahun kemudian, ayah saya bertobat ke jalan Tuhan. Selama itu, saya kemudian mendapat jodoh,” katanya.

“Perjalanan hidup saya lebih berliku jika dibandingkan dengan Tessa. Saya pernah ikut aliran Gereja Setan, menjadi pegawai sebuah restoran masakan daerah terkenal Indonesia (Padang), meringkuk di penjara Cipinang (Jakarta), bekerja sebagai asisten di Bursa Efek Jakarta, dan kemudian komedi tunggal  atau lebih dikenal stand up comedy,” kata Rony Immanuel atau terlahir dengan nama Rony Kansil. Tampil sekitar 10 menit cukup menyegarkan suasana dengan lontaran kata-kata yang dipandang lucu dan membuat tertawa para hadirin termasuk Pdt Gilbert Lumoindong yang memandu acara. Dalam suatu penampilan televisi pada tengah malam bulan September 2011, aksi Rony sudah disaksikan tidak kurang 23.808 pengunjung youtube hingga Jumat siang tanggal 25 November 2011. Jumlah pengunjung sebanyak itu adalah yang terbesar dari penampilan yang sama dan diup-load di youtube.

Tessalonica Indria Roxana Aryani Anes Kaunang atau akrab dipanggil Tessa Kaunang (lahir Surabaya, 5 November 1976) dikenal sebagai putri musisi Arthur Kaunang. Semenjak kecil, Tessa dan saudara-saudaranya sudah dibekali dengan berbagai pelajaran seni, seperti les piano dan les tari balet. Bahkan, ketika masih duduk di bangku SMA, Tessa sempat menjadi guru les piano. Tessa mengawali karier entertainment melalui ajang pemilihan Gadis Sampul untuk Majalah GADIS pada tahun 1993. Setelah itu, wajahnya sering tampiil di layar kaca sebagai bintang iklan. Dunia akting pun kemudian dirambahnya. Dia memainkan dalam peran berbagai sinetron dalam judul Sejuta Rasa Sayang, Metropolis 2, Tersayang, Melodi Cinta, Istana Kertas, Permaisuri Hatiku, Kamu Yang Kumau, dan Jangan Pergi Anakku. Selain tampil  dalam film 5 Sehat 4 Sempurna (2002) arahan sutradara Richard Buntario, dia juga memainkan peran dalam judul Bebek Belur (2010) dan Tanah Air Beta (2010).

Selain sinetron, Tessa juga menjadi presenter beberapa acara televisi, antara lain Ekspresi Gaya Pelajar (2004) di TPI, Norak Tapi Gaya (AnTV), Impresario Britama (RCTI), dan Welcome Dance (RCTI). Pada tahun 2007, dia memandu acara infotainment Was Was di SCTV. Sebelum menikah dengan Sandy Tumiwa, Tessa pernah menjalin kasih selama 2 tahun dengan pria yang 6 tahun lebih muda, Very Afrizal. Hubungan mereka tidak berlanjut ke jenjang pernikahan karena perbedaan agama. Awal 2006, Tessa mulai berpacaran dengan Sandy Tumiwa dan menikah pada tanggal 7 Juli 2006. Pada tanggal 9 Januari 2007, anak pertama mereka lahir dan diberi nama Andisa Leota Anabel Tumiwa.

Pdt Gilbert Lumoindong yang juga tampil sebagai pembawa firman Tuhan menyampaikan tema “Ceritakanlah Segara Perbuatan-Nya yang Ajaib” (Mazmur 9:2). Untuk mendukung penjelasan tersebut, Pdt Gilbert melengkapi berbagai referensi Alkitab yang terambil dari Lukas 2:15-18; Mazmur 118:17; 75:22. Menurut Gilbert, ada empat hal penting bahwa setiap orang sering menceritakan tentang sesuatu. “Jika yang diceritakan hanya seputar jati diri sendiri, itu hanya melemahkan orang lain dan menunjukkan kekerdilan kita,” tandas Gilbert. “Tetapi, jika yang kita ceritakan adalah perbuatan-perbuatan ajaib Tuhan, ini menunjukkan bahwa hidup itu penuh kasih Tuhan,” tandasnya. Dua hal lain yang sering diceritakan orang adalah jika cerita hanya berkutat pada masalah kehidupan menunjukkan kelemahan jiwa. Jika yang diceritakan kemarahan semata hanya menunjukkan labilnya emosional kita.

Koordinator Glow Pro’s, Dr Erwin A Pohe menyatakan, ibadah Pra-Natal 2011 Glow Pro’s menghadirkan dua orang nara sumber dari dunia entertaiment, yaitu Tessa Kaunang dan Ronny Immanuel (Mongol). “Perbuatan ajaib Tuhan harus diceritakan kepada setiap makhluk Tuhan yang bernama manusia. Pengalaman hidup Tessa Kaunang dan Ronny Immanuel adalah bagian dari skenario Yang Maha Agung, Tuhan Yesus Kristus yang tidak diketahui siapa pun manusianya termasuk pelaku hidup itu sendiri. Dan, pengalaman ajaib memiliki rona dan warna sendiri-sendiri. Setiap umat dapat mengambil makna di balik pengalaman kehidupan melalui cerita-cerita perbuatan ajaib Tuhan,” tandas Erwin Pohe.

Rev Suzette Hattingh Berikan Motivasi Bergairah
Pada screen situs glowfc terpampang promo “KKR, Urapan dan Mujizat” dengan nama dan foto Rev Suzette Hattingh bersama Pdt Gilbert Lumoindong yang latar belakang umat pada suatu kegiatan. Telah dilansir EPM NEWS INTERNATIONAL; Untuk Kedamaian Dunia di halaman “Show Chruch”, Suzette Hattingh dijadwalkan berkhotbah di acara ibadah raya Sabtu, 22 Oktober 2011 pukul 17.00 WIB. Mengawali khotbahnya, Suzette Hattingh menampilkan foto-foto kegiatan kerohaniannya di berbagai tempat. Pada kesempatan itu, dia mengutip beberapa ayat Alkitab yang terambil dalam Kitab Yesaya 54:2 dan Yeremia 5:14. Seperti penyampaian firman Tuhan sebelumnya di berbagai kegiatan, Suzette Hattingh menekankan pentingnya doa dan pembangunan iman bagi umat seantero jagad. Suzette juga memanjatkan doa bagi siapa saja yang menderita suatu problema hidup, baik sakit-penyakit atau permasalahan-permasalahan lain. Tak ayal, pada akhir ibadah, segenap umat dapat merasakan kesembuhan dari suatu penyakit yang pernah diderita.
Koordinator Ibadah Glow Pro’s, Dr Erwin A Pohe menyatakan, ibadah raya Sabtu tersebut juga merupakan gabungan dengan jemaat di bawah payung Glow Pro’s. “Anda tahu bahwa Rev Suzette Hattingh telah berkecimpung dalam pelayanan selama sekitar 34 tahun. Selain Yesus Kristus sebagai Guru Agung, Rev Suzette juga menimba pengalaman dari penginjil Kristen karismatik Jerman, Reinhard Bonnke. Dengan pengalaman demikian, sudah sepantasnya jika jemaat mendapatkan bimbingan iman, sehingga bermanfaat bagi kebaikan umat dan pembangunan mentalitas bangsa Indonesia,” kata Erwin Pohe.
Ibadah pembinaan iman umat Glow Pro’s telah digelar sekitar satu tahun sejak dibentuk pada bulan September atau Oktober 2010. Sepanjang itu, ketua koordinator beserta pengurus mencoba menyajikan materi bimbingan iman umat dalam bentuk talk-show (wawancara atau bincang-bincang ringan dari seorang atau lebih pemandu acara dengan para nara sumber). Sejumlah nara sumber dari beragam karier dan profesi telah dihadirkan. Beberapa pejabat dan mantan pejabat negara Republik Indonesia, penyayi atau artis, olahragawan, dan sebagainya. Sore hingga malam tanggal 22 Oktober 2011, ibadah Glow Pro’s membulatkan hati untuk bergabung dalam ibadah raya Sabtu. “Ya, tidak apa-apa. Penggabungan atau koalisi kan tidak harus melulu dalam partai politik atau pemerintahan, tetapi juga dalam hal ibadah. Beramai-ramai untuk kebaikan masing-masing pribadi, alangkah mulianya. Firman Tuhan menyatakan, “2 atau 3 orang berkumpul dalam nama Tuhan, Tuhan hadir”. Jadi, kalau yang kumpul lebih banyak, bisa dipahami bahwa akan dapat merima berkat yang lebih besar,” tandas Erwin Pohe.

Situs Voice in the City; Suzette Hattingh Ministries mengawali profil Rev Suzette Hattingh dengan mengutip Kitab (Versi NIV) Yesaya 61;1. Dari tahun 1980 sampai 1996, Suzette Hattingh menjadi bagian dari pelayanan Reinhard Bonnke “Kristus untuk semua Bangsa” (CFaN: Christ for all Nations). Ketika memimpin departemen doa syafaat, Suzette memainkan peran penting dalam persiapan pelayanan umum di seluruh dunia. Suzette kemudian menjadi penginjil asosiasi Reinhard.

Selama penginjilan, pelayanannya pada Reinhard Bonnke telah menghantarkan ribuan jiwa masuk dalam Kerajaan Allah dan cukup memotivasi banyak orang Kristen dalam doa dan penginjilan pribadi. Sebagai penginjil, pamor Suzette dengan cepat tersohor. Pada 1 Januari 1997, bersama Gayle Claxton, Suzette Hattingh mendirikan sebuah organisasi internasional dengan misi interdenominasi yang berusaha menjangkau jiwa terhilang dan patah hati (semangat) agar terlepas dari beban yang memberatkan tersebut.
Merupakan bagian integral dari pelayanan penyembuhan jika ada tanda-tanda keajaiban. Seperti halnya pemberitaan injil di seluruh dunia, Suzette memiliki panggilan kuat untuk berkonsentrasi pada kota-kota dan komunitas lokal. Di bawah payung seorang hamba, ia mencapai semangat satu jiwa untuk satu juta. Meskipun sebagai penginjil yang penuh gairah, Suzette juga berbakat dalam mendidik dan memperlengkapi tubuh Kristus melalui motivasi berkhotbah dan mengajar. Sebagai penulis, dia mendapatkan pengurapan Tuhan dan pengalaman, sehingga cukup inspirasi bagi ribuan jiwa di seluruh dunia. (Epaphroditus Ph. Mariman)

Setiap hari, orang bergelut mendapatkan uang dengan beragam aktivitas. Berangkat pagi-pagi, pulang petang-petang, penghasilan pas-pasan (BP8). “Semua orang mencari uang. Masalahnya, uang siapa yang dicari,” tandas Pdt Gilbert Lumoindong dalam penjelasan khotbahnya yang disampaikan di hadapan jemaat Glow Profesional (Glow Pro’s) pada Kamis malam, 29 September 2011 di Glow Sanctuary Thamrin Residences Lt 3A, Jalan Kebon Kacang Raya, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta. Menurut Gilbert, uang yang dicari berkutat pada dua arah, yaitu orang miskin mencari uangnya orang kaya dan orang kaya mencari uangnya orang miskin. “Orang kaya tahu kalau merokok itu menyebabkan serangan jantung. Sementara orang miskin, menikmati lezatnya mie instan buatan pabrik untuk meningkatkan gizinya,” tandas Gilbert dalam uraiannya dalam tema khotbah “Menjadi Besar Menurut Pandangan Kristus” sembari mengutip ayat-ayat Alkitab dalam Mazmur 144:12 dan Injil Markus 10:43-46.

Pelaksanaan ibadah Glow Pro’s pada tanggal 29 September tersebut merupakan lanjutan dari bagian pembinaan iman jemaat yang dilakukan secara berkesinambungan dan dilakukan setiap bulan. Setiap event (kegiatan) disajikan dengan format talk-show dengan beberapa nara sumber yang diundang. Pada kesempatan tersebut hadir anak asuh dari Yayasan Pondok Kasih beserta Ibu Atekah Kesia selaku pimpinan dan Ibu Winny Setiaatmaja sebagai pengurus Panti Asuhan tertua di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1832. Pembimbingan iman umat oleh Glow Pro’s pada saat itu dimeriahkan dengan “Final Glow Singing Contest Kids” (Final Lomba Nyanyi Anak Glow) yang diikuti oleh tujuh peserta yang masing-masing menyanyikan sebuah judul lagu dengan nuansa religius Kristiani. Tampil sebagai pemenang adalah Mira (juara 1), Jenita (juara 2), dan Winska (juara 3). Masing-masing pemenang berhak mendapatkan tropy dan uang tunai sebesar Rp 3 juta (juara 1), Rp 2 juta (juara 2), dan Rp 1 juta untuk juara ketiga.

Ketua Koordinator Glow Pro’s, Erwin Pohe menyatakan, tujuan dilangsungkannya final lomba nyanyi anak tidak lain adalah untuk memotivasi anak-anak asuh yayasan dan panti asuhan agar termotivasi sehingga muncul kerinduan untuk melayani. “Karena yang diundang adalah anak-anak asuh yayasan dan panti asuhan, Glow Pro’s memiliki kerinduan agar mereka mendapatkan motivasi untuk muncul suatu kerinduan melayani,” kata Erwin Pohe kepada EPM NEWS INTERNATIONAL, Untuk Kedamaian Dunia di sela-sela acara berlangsung.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Koordinator, Ongen Latuihamallo. Ongen yang memiliki karier sebagai musisi yang berencana untuk menjadi Wakil Bupati di Maluku menyatakan, tujuan lomba nyanyi anak Glow sebagai pencarian bakat. “Tujuannya adalah untuk mencari bibit-bibit unggul untuk siap melayani sejak dini,” kata Ongen sesaat kemudian.

Era globalisasi yang dibarengi denga kecannggihan teknologi sarat dengan dunia hiburan (entertainment). Pencarian bakat yang telah sering ditampilkan di layar televisi di berbagai negara termasuk Indonesia mulai ditiru atau merambah dalam kegiatan keagamaan. Glow Pro’s berusaha menghadirkan nara sumber yang berkualitas untuk peningkatan iman umat lokal khususnya dan nasional pada umumnya. Pada kegiatan berikutnya, Sabtu, 22 Oktober 2011. Di situs “Voice in the City, Suzette Hattingh Ministries” lawatan Suzette Hattingh ke Indonesia pada tahun 2011 terdiri       Pertemuan informal dengan PIC Pemimpin dan syafaat VIC di Timika (2 Oktober 2011, Timika), Pertemuan dengan Pendeta dan Pemimpin, Rapat inspirasi untuk umum, mendirikan Menara Doa (3 Oktober 2011), Pertemuan / persekutuan dengan para Pastor dan orang-orang suku di Kwamki Lama (4 Oktober 2011, Kwamki Lama), Malam Rapat Inspirasional dengan memperkuat Doa di dalam tubuh Kristus (6 Oktober 2011, Jayapura), Malam Rapat Inspirasional dengan tubuh Kristus guna memperkuat Menara Doa (8 Oktober 2011, Manokwari), Malam Pelayanan di Aston (9 Oktober 2011, Aston), Diskusi dan makan malam dengan Pemimpin Lokal (10 Oktober 2011 di Aston dan 13 Oktober 2011 di Manokwari), Sesi Pengajaran (11 Oktober 2011 di Aston dan 14 Oktober 2011 di Manokwari), Pertemuan Inspirasional dengan orang-orang dan pentingnya Menara Doa Sorong (18 Oktober 2011, Sorong), Inspirational Fellowship di Fak-fak (19 Oktober 2011, Fak-fak), dan Ibadah Raya Sabtu dan Pembinaan Iman Umat Glow Pro’s (22 Oktober 2011). (Epaphroditus Ph. Mariman)

 

One response to “Glow Pro’s 2011

  1. Pdt. Rolly Rorong, S.Th

    4 Maret 2012 at 16:49

    Sekarang saatnya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan dalam perbuatan ajaib pada setiap pribadi yang berkenan padaNya untuk merasakan kuasaNya.Yohanes 9:1-5.Siapa yang berbuat dosa ? Tuhan menjawab bukan dia dan bukan orang tuanya tetapi pekerjaan Allah dinyatakan padanya dan orang buta melihat karena selama hari siang wajib mengerjakan pekerjaanNya karena malam akan datang tidak bisa bekerja.Semua akan merasakan keajaipanNya jika membuka hati untuk Tuhan amin

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: