RSS

Miss Lifestyle 2012

Miss Nathania Lukman

Miss Nathania Lukman

Nathania Lukman Bangga Wakili Sulawesi Utara

 

Sesaat setelah dinobatkan sebagai Miss Lifestyle pada malam puncak perhelatan Miss Indonesia, 28 April 2012, Nathania Lukman langsung mendapatkan kontrak selama setahun oleh pihak Media Nusantara Citra (MNC) Life sebagai sebagai brand ambassador dengan gelar Miss Lifestyle 2012. Wanita kelahiran Jakarta, 7 November 1990 dari pasangan Sutjipto Lukman (alm) dan Tjhan Po Tjin ini juga terjun di dunia entertainment dengan posisinya sebagai Assisstant Producer & Presenter. Berikut wawancara Epaphroditus Ph M yang menemuinya di MNC Podium 2, Jalan Kebon Sirih (Jakarta Pusat) pada Senin siang, 15 Oktober 2012. Karena beberapa saat akan siaran, jawaban atas sejumlah pertanyaan kemudian dikirimkan melalui email. Berikut selengkapnya.

Dalam keluarga, Anda berapa bersaudara dan meniti pendidikan di mana saja?

Saya anak pertama (sulung) dari tiga bersaudara, pasangan Sutjipto Lukman (alm) dan Tjhan Po Tjin (ibu). Untuk pendidikan, saya belajar di Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang untuk Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

Sebelum mengikuti ajang Miss Indonesia 2012, apakah sudah mengikuti berbagai perlombaan lain?

Sudah. Ada beberapa lomba yang pernah saya ikuti. Dari sejumlah ajang tersebut juga mencatatkan prestasi, seperti Finalis Miss Universitas Pelita Harapan tahun 2009, Finalis Johny Andrean Model Search (2009), dan Semifinalis Gading Model Search (2010) serta Miss Indonesia International Motor Show tahun 2011.

Jauh sebelum terbentuknya kompetisi kecantikan bertajuk “Miss Indonesia” dan sejenisnya, ajang perlombaan kecantikan telah ada di Indonesia meski itu hanya untuk mempromosikan suatu produk dan tidak pernah berlanjut ke kontes yang lebih tinggi. Bagaimana tanggapan Anda terhadap kontes-kontes tersebut?

Saya pribadi tidak menyatakan anti terhadap kontes kecantikan untuk mempromosikan suatu produk. Sangatlah wajar, ajang promosi suatu produk melibatkan wanita yang cantik dan menarik. Namun, alangkah baiknya, ketika kontes tersebut tidak hanya mengukur kecantikan fisik saja, tetapi juga kecerdasan dan perilaku pesertanya. Bagaimana pun juga entah untuk mempromosikan suatu produk maupun membawa nama perusahaan atau negara, kecantikan fisik tidaklah cukup. Citra dari suatu produk atau perusahaan atau negara akan jauh lebih cantik jika direpresentasikan oleh seorang wanita yang cantik luar maupun dalam.

Setelah sekian banyak, sejumlah wanita muda dipilih melalui berbagai kontes kecantikan dan kemudian dikirim mewakili Indonesia ke ajang internasional. Sebagai peserta dan menerima gelar Miss Lifestyle Miss Indonesia 2012, bagaimana pendapat Anda tentang pemilihan seorang pemenang tersebut? Apakah cukup independen, dalam artian memang dia yang seharusnya menang, atau ada intrik-intrik tertentu?

Saya percaya terpilihnya seorang pemenang yang mewakili nama Indonesia untuk kontes internasional telah dilakukan dengan matang. Ada orang-orang berkompeten di bidangnya masing-masing, seperti di bidang entertainment, kepemimpinan, sosial, dan lain-lain yang memberikan penilaian terhadap peserta. Penilaian juga bukan hanya dilakukan saat malam final, melainkan selama proses karantina. Bagaimana peserta bersikap terhadap orang-orang di sekitarnya memiliki porsi besar dalam penilaian. Jadi, saya percaya pemenang Miss Indonesia sudah dipilih berdasarkan kriteria yang cukup untuk memenuhi persyaratan di ajang internasional berikutnya yang akan diikuti, yaitu Miss World. Masalah belum memenangi gelar tersebut, tinggal menunggu waktu saja.

Seusai mengikuti ajang Miss Indonesia 2012, Anda langsung direkrut oleh group perusahaan penyelenggara kontes. Apakah dengan perekrutan itu, Anda merasa beruntung, atau ada tanggapan lain?

Ya. Seluruh finalis Miss Indonesia secara otomatis tergabung dalam sebuah manajemen talent milik MNC group bernama Star Media Nusantara. Saya merasa cukup bersyukur karena dapat memperoleh kesempatan dan sejumlah job secara kontinu melalui talent management ini, terutama karena kontrak selama setahun oleh pihak MNC Life sebagai brand ambassador dengan gelar Miss Lifestyle 2012.

Sebagai wakil dari Sulawesi Utara, apa yang Anda lakukan agar provinsi yang Anda wakili tetap merasa harum di wilayahnya sendiri, nasional, maupun internasional? Apa yang Anda lakukan untuk kemajuan Sulawesi Utara di berbagai bidang? Apakah Anda ke depan berkeinginan menggeluti dunia-dunia profesi lain, seperti politik, bisnis, atau lainnya?

Sungguh sebuah kebanggaan bagi saya untuk bisa mewakili provinsi paling utara di Indonesia, yaitu Sulawesi Utara di ajang Miss Indonesia 2012. Ini merupakan sebuah pencapaian luar biasa ketika saya juga bisa meraih gelar di ajang ini dengan membawa nama harum Sulawesi Utara. Saya belum berpikir memiliki keinginan untuk terjun ke dunia politik atau pun bisnis dalam waktu dekat. Yang pasti, dalam segala hal dalam kehidupan sehari-hari, saya berusaha untuk tidak merugikan orang lain dan menempatkan diri pada posisi orang lain.

Apakah Anda memiliki darah Manado, atau ada salah seorang anggota keluarga yang berhubungan langsung dengan Sulawesi Utara?

Nenek saya berasal Gorontalo, yang pada saat itu masih menjadi bagian Sulawesi Utara sebelum menjadi provinsi baru pada 16 Februari 2001.

Pernahkah Anda berkunjung ke Sulut atau Manado? Daerah-daerah mana saja yang pernah Anda kunjungi dan yang menari buat Anda dalam hal apa dari Manado?

Saya sudah pernah ke Manado. Tetapi, karena waktu yang singkat, saya tidak bisa menjelajah berbagai daerah wisata di sana. Dengan keterbatasan waktu, saya melakukan wisata kuliner, dengan mencicipi berbagai makanan unik di Manado, seperti Paniki, Ragey, Dabu-dabu, dan rw. Sebenarnya, saya ingin sekali menjelajah Bunaken dan membuktikan keindahannya dengan mata kepala sendiri. Semoga suatu saat, saya dapat memiliki kesempatan berkunjung ke sana.

Sebagai penyandang gelar Miss Lifestyle 2012 Miss Indonesia, apa tugas Anda sesungguhnya?

Miss Lifestyle adalah gelar yang diberikan oleh MNC Life untuk menjadi brand ambassador yang berbagi kepada masyarakat terhadap pentingnya asuransi sebagai gaya hidup di zaman modern ini. Apalagi, berbagai resiko dalam hidup, seperti sakit, kecelakaan, atau kematian adalah sesuatu yang tidak diduga dan tidak kita harapkan. Asuransi adalah salah satu cara untuk meminimalisir resiko akibat berbagai kejadian yang tidak diinginkan tersebut.

Miss Nathania Lukman

Miss Nathania Lukman

Bagaimana Anda bisa menjadi panutan untuk kaum muda Sulawesi Utara, karena masyarakat di sana dikenal memiliki gaya hidup minum-minum, mabuk, dan kawin-cerai?

Memulai dari diri sendiri. Dunia entertainment dicap sebagai dunia yang penuh gemerlapan dan glamor. Bertahan pada jalur yang “benar” bukan berarti tidak mungkin. Pintar-pintar dalam bergaul adalah kuncinya. Menghindari teman yang membawa dampak negatif, seperti suka minum-minuman keras atau pergaulan bebas bisa menjadi satu contoh. Saya sendiri merasa nyaman berteman dengan orang-orang yang bisa membawa saya menjadi pribadi yang lebih baik, bukan yang justru menjerumuskan saya pada hal-hal yang merusak diri. Dengan demikian, apa yang saya lakukan semoga bisa menjadi inspirasi untuk kawan-kawan di Sulawesi Utara.

Selama Anda menyandang gelar Miss Lifestyle, apakah ada komunikasi dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atau daerah Manado?

Hingga kini, belum ada komunikasi dalam bentuk apapun. Namun, saya berterima kasih untuk kesempatan saya mewakili provinsi tersebut dalam ajang Miss Indonesia. Semoga di tahun 2013, perwakilan dari Sulut bisa kembali membawa harum nama Sulawesi Utara. Semoga mahkota Miss Indonesia juga bisa diraih oleh wanita muda berprestasi asal Sulawesi Utara.

Ajang Miss World 2013 direncanakan digelar di Indonesia dan itu merupakan event internasional pertama kali diselenggarakan di negeri ini. Pesan apa yang dapat Anda sampaikan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) wanita muda khususnya Sulawesi Utara yang akan berkompetisi di ajang Miss Indonesia 2013? Mengingat pemenang Miss Indonesia 2013 akan dikirim untuk mengikuti ajang Miss World 2013.

Saya yakin banyak wanita muda Sulawesi Utara menyimpan potensi dan bakat yang luar biasa, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia. Pesan saya, gali pengetahuan tentang pariwisata dan kebudayaan Indonesia pada umumnya, dan Sulawesi Utara pada khususnya. Ini akan menjadi poin penting dalam mempromosikan Indonesia di ajang internasional Miss World. Selain itu, peran Indonesia sebagai tuan rumah di ajang Miss World 2013 seharusnya menjadi momentum yang bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan keindahan alam dan budaya ibu pertiwi. Biasanya, tuan rumah ajang internasional ini juga memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk menjadi pemenang, setidaknya 10 besar. Ini analisa saya terhadap beberapa ajang internasional yang pernah digelar.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: