RSS

Perdana Menteri Yunani Ke-182

Cucu dan Putra Perdana Menteri Terjengkang Krisis Ekonomi

Pada jajak pendapat yang dipublikasikan pada tanggal 18 Mei 2011, sebanyak 77% responden mempercayai bahwa Perdana Menteri George Papandreou tidak memiliki cara untuk menangani krisis ekonomi yang mendera Yunani. Pada tanggal 25 Mei 2011, gerakan Demokrasi Langsung Sekarang! (Direct Democracy Now!) mulai melalukan protes di Athena dan kota-kota besar di Yunani. Demonstrasi secara damai berlangsung dianggap sebagai tanda penolakan terhadap Papandreou dalam menempuh kebijakan ekonomi di pemerintahannya. Sebanyak tiga perempat penduduk Yunani menentang kebijakan-kebijakan pemerintah Papandreou. Pada aksi demonstrasi di Athena diikuti tidak kurang 500.000 dan menuntut pengunduran diri Papandreou dan pemerintahan yang dipimpinnya.

Pada dini hari, tanggal 22 Juni 2011, pemerintahan pimpinan George Papandreou hampir terkena mosi tidak percaya di parlemen Yunani, dengan 155 dari 300 kursi di parlemen memberikan mosi tidak percaya tersebut. Meski, pemerintahannya hingga saat ini memegang 152 kursi parlemen. Pada 17 September 2011, George Papandreou membatalkan kunjungan ke Gedung Dana Moneter Internasional (IMF: International Monetary Fund) di Washington DC dan Markas Besar Perserikatan Bangsa-bangsa di New York City akibat kekhawatiran meningkatnya krisis utang negara.

Sebuah jajak pendapat atas Isu Publik oleh Skai TV (Televisi Yunani yang berbasis di Pireus, Yunani) dan  I Kathimerini yang berarti “The Daily” (harian pagi yang terbit di Athena dalam bahasa Yunani dan Inggris) pada bulan Oktober 2011 menunjukkan tingkat popularitas Papandreou telah jauh menurun. Dari sejumlah responden, hanya 23% yang memiliki pandangan positif terhadap George Papandreou. Sebanyak 73% memiliki opini yang negatif atau menurun. Peringkat ini lebih rendah daripada pemimpin partai lain di Parlemen Yunani. Papandreou juga berada di peringkat rendah pada pertanyaan, siapa yang lebih cocok untuk menjadi Perdana Menteri berikutnya. Para responden memberikan 22% untuknya, Antonis Samaras (28%) lebih baik darinya, dan sebanyak 47% menyatakan tidak.

Pada tanggal 31 Oktober 2011, Papandreou mengumumkan bahwa pemerintah di bawah pimpinannya akan mengadakan referendum apakah akan menerima persyaratan untuk kesepakatan bailout zona euro dan dibatalkan pada tanggal 3 November 2011. Pada tanggal 5 November 2011, pemerintahannya meraih mayoritas tipis mosi tidak percaya di parlemen.

Pada tanggal 6 November 2011, Papandreou bertemu dengan para pemimpin oposisi untuk mencoba menemukan kesepakatan membentuk pemerintah sementara. Sehari sebelumnya,  Antonis Samaras (pemimpin partai oposisi Demokrasi Baru) mengatakan bahwa tidak akan ambil bagian dalam koalisi dan menyerukan pemilihan segera dilakukan. Sebuah kondisi terhadap dukungan Demokrasi Baru bagi pemerintah persatuan terlihat dari pengunduran diri Papandreou. Anggota parlemen Gerakan Sosialis Panhellenik (Panhellenic Socialist Movement atau PASOK) mengatakan bahwa perdana menteri memiliki niat untuk mengundurkan diri. Pada hari itu, Papandreou dan Samaras bersepakat untuk membentuk sebuah pemerintah persatuan nasional yang memungkinkan bailout Uni Eropa dan dinyatakan bahwa pemilihan parlemen berikutnya diadakan pada 19 Februari 2012. Di antara kandidat potensial dari pemerintah sementara, Lucas Papademos (mantan wakil presiden Bank Sentral Eropa), Nikiforos Diamandouros (Ombudsman Eropa saat ini), Panagiotis Roumeliotis (Direktur Alternatif Eksekutif IMF), dan Stavros Dimas (mantan komisaris Eropa).

Siapapun pimpinan pemerintahan Yunani ke depan, tantangan besar telah menghadang. Krisis utang tahun 2010-2011 telah membawa dampak jatuhnya pemerintahan. Yunani yang tercatat sebagai negara anggota Uni Eropa termasuk dalam wilayah atau zona euro, Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD: Organisation for Economic Co-operation and Development), Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization), dan Organisasi Kerjasama Ekonomi Laut Hitam (Organization of the Black Sea Economic Cooperation). Menurut data Bank Dunia (World Bank) tahun 2010, ekonomi Yunani berada di urutan ke-32 terbesar di dunia dengan produk domestik nominal bruto (PDB) atau GDP (nominal gross domestic product) dan terbesar ke-37 pada paritas daya beli (PPP: Purchasing power parity). Tingkat per kapita berada di urutan ke-33 dengan GDP nominal dan 31 di PPP sesuai dengan data tahun 2010. Sektor jasa menyumbang 78,8% dari PDB, industri (17,9%), dan pertanian (3,3%). Sektor publik menyumbang sekitar 40% dari output ekonomi total. Yunani merupakan negara yang paling terglobalisasi ke-31 di dunia dan diklasifikasikan sebagai ekonomi berpenghasilan tinggi.

Sosok George Papandreou
Nama lengkapnya Georgios A Papandreou atau dikenal George Papandreou. Ia lahir pada tanggal 16 Juni 1952 di Saint Paul (Minnesota, Amerika Serikat). Keluarganya berasal dari dinasti politik terlama di Yunani. Kakeknya, Georgios Papandreou (13 Februari 1888– 1 November 1968) adalah keturunan Polandia yang menjabat perdana menteri selama tiga periode, yaitu Perdana Menteri ke-134 (26 April 1944–3 Januari 1945), Perdana Menteri ke-160 (8 November 1963–30 Desember 1963), dan Perdana Menteri ke-162 (19 Februari 1964–15 Juli 1965).

Ayahnya, Andreas G Papandreou (5 Februari 1919–23 Juni 1996) adalah profesor Ekonomi (1939-1959) dan perdana menteri selama dua periode yaitu pada periode ke-174 (21 Oktober 1981–2 Juli 1989) dan ke-179 (13 Oktober 1993–17 Januari 1996). Ia lahir dari istri kedua ayahnya, Margaret Papandreou (1951–1989) yang  keturunan Amerika. Sebelum menikahi ibunya, ayahnya telah menikah dengan Christina Rasia (1941–1951) dan menikah kembali dengan pramugari Olympic Airways, Dimitra Liani (sejak 1989 hingga kematiannya pada tahun 1996). Ia memiliki dua adik laki-laki, yaitu Nikos Papandreou dan Andreas Papandreou serta dua adik perempuan, yaitu Sophia Papandreou dan Emilia Nyblom.

Ia menikah dengan Ada Papapanos. Mereka memiliki seorang putri, Margarita-Elena (lahir 1990). Dia juga memiliki seorang putra, Andreas (lahir 1982) dari pernikahan sebelumnya (1976-1987) dari Evanthia Zissimides kelahiran Siprus dan dibesarkan di Inggris. Selain berbahasa Yunani dan Inggris, ia juga fasih dalam bahasa Swedia, Perancis, dan Spanyol.

Ia dididik di sekolah-sekolah di Toronto (Sekolah Menengah King City atau King City Secondary School), di Amherst College di Massachusetts (di sini dia memiliki seorang teman se-asrama yang sama-sama dari Yunani yaitu Antonis Samaras), Stockholm University, London School of Economics, dan Harvard University. Dia memiliki gelar sosiologi Bachelor of Arts dari Amherst dan gelar Μaster bidang sosiologi dari LSE. Dia menjadi peneliti dalam isu-isu imigrasi di Universitas Stockholm selama periode 1972-1973. Dia juga menjadi anggota dari Pusat Hubungan Luar Negeri dari Harvard University pada 1992-1993.

Ketika muda George Papandreou datang ke Yunani setelah demokrasi Yunani pulih pada tahun 1974. Ia kemudian aktif di partai ayahnya, Gerakan Sosialis Panhellenik (PASOK) dan bergabung dengan Komite Sentral PASOK pada tahun 1984. Ketika ayahnya menjabat Perdana Menteri, dia terpilih menjadi anggota Parlemen pada tahun 1981 dari konstituensi Akhaya. Pada tahun 1985, ia menjadi Wakil Menteri untuk Urusan Kebudayaan (Under Secretary for Cultural Affairs), Menteri Pendidikan Nasional dan Urusan Keagamaan  (22 Juni 1988–2 Juli 1989 dan 8 Juli 1994–25 September 1996), Wakil Menteri Luar Negeri (1993 dan 1996), dan Menteri Luar Negeri (18 Februari1999–13 Februari 2004 dan 6 Oktober 2009–7 September 2010). Pada 1997, dia Mengkoordinir Menteri Pemerintah untuk Tawaran Olimpiade 2004.

Dalam masa jabatan kedua sebagai Menteri Pendidikan, Papandreou menjadi politikus pertama Yunani yang memperkenalkan tindakan afirmatif dengan mengalokasikan 5% dari jumlah posting universitas untuk minoritas Muslim di Thrace. Dia juga berperan dalam memulai Open University di Yunani. Papandreou menerima berbagai penghargaan dan gelar kehormatan sebagai pengakuan atas karyanya untuk hak asasi manusia. Sebagai Menteri Luar Negeri, ia melunakkan retorika nasionalis inflamasi ayahnya dan memupuk hubungan yang lebih erat dengan Turki dan Albania yang memiliki hubungan tradisional yang kurang harmonis dengan Yunani. Tanpa kenal lelah memecahkan sengketa atas Siprus dalam upaya membantu menyatukan Rencana Annan. Seperti semua pemimpin politik lainnya, Papandreou tidak membuat konsesi pada posisi dasar Siprus Yunani yang harus disatukan dan diterima. Bahwa itu tidak menyebabkan status quo pada sebuah negara bersatu. Tetapi, Republik Siprus memasuki Uni Eropa dan menjadi anggota penuh Uni Eropa pada tahun 2004. Papandreou juga bekerja menyelesaikan ketegangan mengenai sengketa penamaan Makedonia.

Dalam mengantisipasi pemilihan umum nasional Yunani pada tahun 2004, jajak pendapat PASOK yang dimungkinkan kehilangan suara sebagai partai konservatif Demokrasi Baru. Pada Januari 2004, Perdana Menteri incumbent Costas Simitis mengumumkan pengunduran diri sebagai pemimpin PASOK dan merekomendasikan Papandreou sebagai pemimpin baru. Pada tanggal 8 Februari 2004, PASOK memperkenalkan untuk pertama kalinya prosedur awal secara terbuka untuk pemilihan pemimpin partai. Bahkan, jika memiliki lawan, Papandreou tidak maju. Hal ini sebagai langkah yang dirancang untuk memperkuat pemilihan awal secara terbuka, demokratisasi partai, dan menghindarkan diri dari tradisi “dinasti politik.”

Voice Eropa medio Desember 2003 publikasi “The Eropa of the Year” menyebut sebagai “The Bridge-Builder” dan “Diplomat of the Year”. Le Monde menyebutnya dengan “arsitek penyesuaian dari Yunani-Turki”. Dia adalah anggota pendiri Majelis Warga Helsinki. Pada Mei 2005, Papandreou terpilih menjadi Wakil Presiden Sosialis Internasional setelah proposal mantan Presiden António Guterres. Pada Januari 2006, Papandreou meraih suara bulat untuk terpilih sebagai Presiden Sosialis Internasional.

Dalam pemilihan umum 2007, PASOK kembali kehilangan dari partai incumbent Demokrasi Baru pimpinan Kostas Karamanlis. Tak ayal, kepemimpinan Papandreou menghadapi tantangan dari Evangelos Venizelos dan Kostas Skandalidis. Kemudian, Papandreou dapat mempertahankan kepemimpinan partai pada pemilihan bulan November 2007. Pada Juni 2009 dan di bawah kepemimpinannya, partainya memenangkan pemilihan umum Parlemen Eropa 2009 di Yunani. Empat bulan kemudian, PASOK memenangkan pemilihan umum Oktober 2009 dengan 43,92% suara populer dan sebanyak 33,48% diraih Demokrasi Baru (ND). PASOK meraih 91 dari 160 kursi parlemen.

Ia dilantik sebagai Perdana Menteri Yunani ke-182 pada tanggal 6 Oktober 2009. Setelah dilantik, pemerintahan Papandreou mengungkapkan bahwa keuangan negara jauh lebih buruk dari pengumuman sebelumnya, dengan defisit anggaran sebesar 12,7% dari PDB, empat kali lebih besar dari batas zona euro dan utang publik $ 410.000.000.000. Pengumuman tersebut hanya memperburuk krisis ekonomi Yunani dengan tingkat pengangguran sebesar 10% dan peringkat utang negara turun menjadi BBB +, terendah di zona euro. Papandreou merespon dengan mempromosikan langkah-langkah penghematan, mengurangi belanja, menaikkan pajak, pembekuan pajak tambahan, memperkenalkan tindakan yang bertujuan memerangi penghindaran pajak yang merajalela serta mengurangi sektor publik. Pengumuman program penghematan menyebabkan gelombang pemogokan nasional dan menuai kritik Uni Eropa termasuk menteri keuangan negara-negara zona euro.

Selama kunjungan di pulau Kastelorizo, pada 23 April 2010, Papandreou mengeluarkan pernyataan kepada pers bahwa ia memerintahkan Menteri Keuangan agar secara resmi meminta mitra Uni Eropa mengaktifkan mekanisme dukungan. Mekanisme tersebut belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah dan kebijakan Uni Eropa. Mekanisme dukungan yang diberlakukan para kepala negara dan pemerintah Eropa dijabarkan lebih lanjut oleh menteri Grup Euro adalah mekanisme Eropa untuk IMF yang dikaitkan dengan pembiayaan yang melibatkan komprehensif tiga tahun program ekonomi dan kondisi keuangan. Pada 23 April 2010, Dominique Strauss-Kahn (Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional) mengumumkan bahwa Yunani membuat permintaan untuk utang Stand-By Arrangement. Krisis Yunani dianggap sebagai bagian dari krisis utang Eropa dengan ditandai oleh pemogokan besar-besaran dan demonstrasi.

Pada 1988, dia meraih penghargaan dari Yayasan Botsis untuk Promosi Jurnalisme” dalam upayanya untuk “perjuangan multifaset dengan mendirikan Radio Free sebagai bagian dari lembaga-lembaga demokrasi”. Ia juga meraih SOS anti-Semitisme yang berafiliasi dengan organisasi “Komite penghargaan untuk karyanya melawan anti-Semitisme (1996), penghargaa khusus Abdi Ipekci khusus untuk Perdamaian dan Persahabatan (Juni 1997) “untuk kegiatannya dalam mendukung pendekatan Yunani-Turki selama periode 1995-1996 saat menjabat Menteri Pendidikan Nasional dan Agama” (1997), Penghargaan Perdamaian Bangunan (Eastwest Institute Awards 2000). “Statesman of the Year Award” diberikan kepada Menteri Luar Negeri George Papandreou dari Yunani dan Menteri Luar Negeri Turki Ismail Cem dalam upaya besar keduanya untuk meningkatkan hubungan masing-masing negara (2000).

Pada 2002, dia meraih Jackie Robinson Humanitarian Award (Amerika Serikat Akademi Olahraga) dan Penerima: Pembela Demokrasi (Parlemen untuk Global Action) pada tahun 2003. Pada tahun 2006, ia meraih Open Fields Award (Yayasan Gencatan Senjata Amerika Serikat) dan Penghargaan Quadriga (Werkstatt Deutschland, Jerman) untuk The Power of Veracity (transparansi mengenai keadaan ekonomi Yunani) pada tahun 2010.

Selain menerima anugerah Doktor Kehormatan Hukum oleh Amherst College (2002) dan diangkat menjadi Profesor Distinguished di Pusat Studi Hellenic oleh Georgia State College Arts and Science (2006), dia juga mendapatkan Commander of the Order of Prince Yaroslav the Wise dari Ukraina (1996), Grand Cross of the Order of the Lion dari Finlandia (1996), Order of Merit of the Republic of Poland II class dari Polandia (1996), Grand Cross of the Order of Civil Merit dari Spanyol (1998), Grand Cross of the Order of the Polar Star dari Swedia (1999), Grand Cross of the Order of the White Star dari Estonia(1999) Grand Cross of the Order of Honour, first class dari Austria(1999), Grand Cross of the Order of Merit, first class dari  Jermany (2000), Grand Cross of the Order of Isabella the Catholic dari Spanyol (2001), Grand Cross of the Order of the Crown dari Belgia (2001),  Grand Cross of the Order of Infante dom Henrique dari Portugal(2002), Grand Cross of the Order of Pius IX dari Vatikan(2002), Grand Commander of the Order of Merit dari Hongaria (2003), Grand Cross of the Order of Merit dari Italia (2003), dan Gran Cruz El Sol de Peru dari Peru (2003). (wkd/Epaphroditus Ph. M.)

 

One response to “Perdana Menteri Yunani Ke-182

  1. Pdt. Rolly Rorong, S.Th

    19 Februari 2012 at 17:26

    Ada dua negara yang akan menjadi kaya raya nanti pada zaman kerajaan Antikris,Kedua negara ini memang mengalami kebangkrutan,namun mereka akan bangkit nanti saatnya tiba.Sebab kedua negara ini,menjadi sebuah jembatan pendek antara Yerusalem dengan roma.Yerusalem akan diduduki oleh penguasa dunia ke 8 dan roma adalah patnernya.Rahasia dalam wahyu 13….Wahyu 17:8.Tujuh pemimpin dunia mereka adalah:
    1.Mesir adalah penguasa dunia pertama Firaun.
    2.Syiria(Asyur) penguasa dunia ke dua
    3.Babelonia(sekarang Irak) penguasa ke tiga Nebukat Nesar.
    4.Madai Farsi(sekarang Iran) penguasa dunia ke empat.
    5.Gerika(Yunani)penguasa dunia ke lima
    6.Romawi raya(Para kaisar-kaisar Roma).
    7.Negara2 anglosaxon(Negara2 berbahasa ingris) Amerika dan ingris.
    Ketujuh penguasa dunia ini bergantian menguasai dunia dan akan berakhir dan penguasa pada penguasa dunia ke 8 yaitu Antikris(Dajall).Namun ia hanya berkuada 3,5 tahun.Dan Tuhan akan Turun menjadi Raja di atas segala raja(Wahyu 13,Wahyu 19:11-16.Pada 1000 tahun masa damai(Wahyu 20)

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: