RSS

Lucas Papademos

Pimpinan Pemerintahan Transisi Nasional Yunani

LucasPapademos

Lucas Papademos. Foto: WKD

Lucas Papademos (dalam pengucapan bahasa Yunani: Loukas Papadimos) atau lengkapnya Lucas Demetrios Papademos lahir di Athena (Yunani) pada tanggal 11 Oktober 1947. Papademos lahir dari orangtua yang datang dari kota Desfina di Phocis. Setelah lulus dari Athens College pada tahun 1966, Papademos belajar di Massachusetts Institute of Technology dan memperoleh gelar sarjana bidang fisika (1970), gelar master bidang teknik listrik (1972), dan gelar doktor bidang ekonomi (1978).

Pada 1975, ia bekerja dengan Franco Modigliani untuk konsep NAIRU. Ia juga pernah berkarir di akademik dengan mengajar ekonomi di Universitas Columbia (1975-1984) dan Universitas Athena (1988-1993). Sepak terjangnya sebagai ekonom dimulai pada 1980, ketika dia diangkat menjadi Ekonom Senior di Federal Reserve Bank of Boston. Pada 1985, dia bergabung dengan Bank Yunani sebagai Chief Economist. Kemudian jabatannya naik menjadi Deputi Gubernur (1993) dan Gubernur Bank Yunani (26 Oktober 1994–31 Mei 2002). Selama masa jabatannya sebagai gubernur bank nasional, Papademos terlibat dalam transisi mata uang Yunani, drachma ke euro sebagai mata uang nasional.

Setelah meninggalkan Bank Yunani pada tahun 2002, Papademos menjadi Wakil Presiden Bank Sentral Eropa di bawah Jean-Claude Trichet (Presiden Bank Sentral Eropa periode 1 November 2003–31 Oktober 2011) dan selama periode 31 Mei 2002–31 Desember 2010. Pada 2010, ia meninggalkan posisi itu untuk kemudian menjadi penasihat ekonomi George Papandreou (Perdana Menteri Yunani periode 6 Oktober 2009–11 November 2011). Ia telah menjadi anggota Komisi Trilateral sejak tahun 1998. Selain menjadi Profesor Kebijakan Publik di Kennedy School of Government di Harvard University dan Senior Fellow di Pusat Studi Keuangan di Universitas Frankfurt.

Dia juga seorang anggota Akademi Athena (Academy of Athens) dan telah menerbitkan banyak artikel di bidang teori makro-ekonomi, struktur dan fungsi pasar keuangan, analisis moneter dan kebijakan, serta pada bidang kinerja ekonomi, stabilitas keuangan, ketidakstabilan keuangan dan kebijakan ekonomi di Uni Eropa. Ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap krisis utang yang mendera Yunani pada tahun 2010-2011.

Akibat krisis utang tahun 2010-2011, kepala partai berkuasa yang juga Perdana Menteri Yunani, George Papandreou memutuskan mengundurkan diri. Ia diusulkan mengisi jabatan Perdana Menteri pada 10 November 2011, sehingga memungkinkan memimpin pemerintahan koalisi sementara untuk membentuk dan mengambil tugas agar Yunani dapat keluar dari krisis politik yang disebabkan krisis utang negara.

Setelah seminggu terjadi kekacauan politik, kabinet koalisi baru terbentuk. Tugas utama pemerintah persatuan nasional untuk memungkinkan bailout Uni Eropa agar melanjutkan dan membuka jalan bagi pemilihan umum yang diselenggarakan pada 19 Februari 2012. Dikatakan, prioritas utamanya adalah untuk tetap di zona euro Yunani.

Sebagai kepala pemerintahan sementara, dia diperhadapkan dengan masa pemerintahan baru yang pendek dan sangat terbatas untuk mempersatukan berbagai pihak dalam Demokrasi Baru (New Democracy), sehingga para tokoh politik dari Gerakan Sosialis dan Demokrasi Baru Panhellenik atau New Democracy and the Panhellenic Socialist Movement (PASOK) untuk terlibat dalam pemerintahan. Tugas berdikutnya, ketika menghadapi diveto oleh Demokrasi Baru. Setelah beberapa hari mengadakan pembicaraan, para tokoh partai tersebut dapat menerima menerima negosiasi darinya. Papademos memungkinkan membentuk pemerintah yang terdiri dari PASOK dan Demokrasi Baru dengan dukungan dari sayap kanan Popular Rally Ortodoks.

Setelah seminggu terjadi kekacauan politik dan menegosiasikan antara pihak-pihak yang dipicu pengunduran diri Papandreou, Papademos disumpah dan mengambil alih posisi Perdana Menteri Yunani pada 11 November 2011. Kabinet sementara yang dipimpinnya terbentuk tidak lama kemudian. Dua partai di parlemen, yaitu Partai Komunis dan Koalisi Kiri Radikal atau Communist Party and the Coalition of the Radical Left (SYRIZA) menolak ajakannya untuk berpartisipasi dalam pemerintahan. Pemerintahan sementara pimpinannya menandai pertama kalinya sayap kanan mampu memainkan peran dalam pemerintah Yunani sejak jatuhnya junta militer pada tahun 1974.

Papademos menyatakan, tugas utama pemerintahannnya akan memfasilitasi bailout keuangan dari Uni Eropa. Hal ini disediakan dengan syarat bahwa penghematan anggaran yang parah dilaksanakan. Kemudian, tugasnya yang lain adalah untuk memimpin negara hingga pemilihan umum dapat diselenggarakan. Papademos juga menyatakan, prioritas utamanya sebagai Perdana Menteri untuk menjaga Yunani dalam zona Euro.

Pada Januari 2012, Papademos memperingatkan bahwa para buruh harus menerima pemotongan substansial dari pendapatan mereka demi menghindari standarisasi. Dia juga mengatakan kepada para pemimpin bisnis dan serikat buruh bahwa “troika” – Uni Eropa, Dana Moneter Internasional, dan ECB – sedang menantikan agar Yunani mengambil langkah-langkah membuka profesi tertutup serta penyesuaian upah minimum, penghapusan tunjangan hari raya (Natal) dan bonus liburan musim panas dan kenaikan upah. Papademos juga menyatakan, pada bulan Januari 2012, pemerintahan sementara berlangsung sampai setidaknya April 2012, bukan Februari seperti yang direncanakan, sehingga langkah-langkah penghematan lebih lanjut dapat dilaksanakan sebelum pemilu dilaksanakan.

Pada akhir April 2012, Papademos mengumumkan, akan meminta Dr Karolos Papoulias (Presiden Yunani sejak 12 Maret 2005) untuk membubarkan Parlemen Hellenic, sehingga membuka jalan untuk diselenggarakan pemilihan umum pada tanggal 6 Mei 2012. Papademos segera mengundurkan diri tak lama setelah pemilu dilaksanakan. Namun, pemilu menghasilkan parlemen yang menggantung. Demokrasi Baru, PASOK, dan anti-penghematan SYRIZA yang berada di posisi kedua berusaha membentuk pemerintahan. Tetapi, semuanya tidak berhasil. Negosiasi secepatnya dilaksanakan demi menghindari pemilihan umum kembali dilangsungkan pada tanggal 13 Mei 2012 dan tidak meyakinkan.

Pada hari yang sama, Papademos menulis surat kepada Presiden Papoulias untuk memberitahukan kepada bahwa Kementerian Keuangan hanya mampu membayar gaji sampai akhir Juni. Kebutuhan keuangan Yunani untuk rekapitalisasi aset likuiditas merupakan kebutuhan yang “mendesak”. Negosiasi pasca pemilu tidak dapat menghasilkan pemerintahan dan Yunani dipaksa memyelenggarakan pemilihan umum kedua yang berlangsung pada 17 Juni 2012. Papademos mengusulkan Panagiotis Pikrammenos yang menjabat hakim dan Presiden Dewan Negara untuk menggantikannya sebagai Perdana Menteri sementara sampai terbentuknya pemerintahan yang baru.

Ia menikah dengan Sana Ingram yang merupakan warga keturunan Belanda pada usia di atas 30 tahun. Hingga kini, pasangan ini belum memiliki keturunan. (wkd/Epaphroditus Ph. M.)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: