RSS

Presiden Moldova Sementara

Marian Lupu

Presiden Moldova Sementara Marian Lupu. Sumber Foto Google

Jabat Presiden Sementara Setelah Dua Kali Pimpin Parlemen Moldova

Setelah pemilihan umum parlemen tanggal 5 April 2009, Partai Komunis Republik Moldova (PCRM: Party of Communists of the Republic of Moldova) memenangkan 49,48% suara (60 kursi), kurang satu kursi untuk memilih calon presiden. Vladimir Voronin terpilih sebagai Ketua Parlemen dan mempertahankan jabatan Kepresidenan Moldova dengan status interim (sementara). Tindakan keras polisi terhadap aksi masyarakat sipil pada bulan April 2009 (juga dikenal sebagai Revolusi Twitter) yang benci dan komunis tidak mampu mengamankan satu suara tambahan pada pemilihan presiden Mei-Juni 2009 yang keluar dari keanggotaan di parlemen dari tiga partai oposisi sejumlah 41; pemilihan parlemen cepat perlu dilakukan.

Pada pemilihan parlemen bulan Juli 2009, PCRM kehilangan mayoritas suara di parlemen untuk koalisi partai oposisi yang memperoleh 53 kursi. Namun, oposisi juga gagal mendapatkan dukungan kursi yang cukup untuk memilih Presiden. Sehingga, muncul suatu ketidakpastian. Pada 2 September 2009, Voronin mengumumkan pengunduran diri. Ia mengatakan, posisinya sebagai pejabat Presiden telah menjadi “ambiguous and doubtful” (ambigu dan ragu). Voronin mengundurkan diri pada 11 September 2009. Presiden Voronin mengirimkan surat ke sekretariat Parlemen untuk pengunduran diri secara resmi.

Dengan suara 52 anggota parlemen, jabatan Presiden Republik Moldova dinyatakan kosong. Sesuai Konstitusi 1994  Pasal 91 bahwa “tanggung jawab jabatan harus dijabat secara interim (sementara) oleh Presiden Parlemen atau Perdana Menteri sesuai urutan prioritas”, maka Mihai Ghimpu yang menjabat Ketua Parlemen kemudian didapuk menggantikan Voronin sebagai presiden sementara. Pada 17 September 2009, Mahkamah Konstitusi Moldova melegitimasi jabatan Mihai Ghimpu sebagai Penjabat Presiden Moldova dan memberikan hak untuk mencalonkan perdana menteri. Pada hari yang sama, Ghimpu menandatangani dekrit pencalonan Vlad Filat sebagai perdana menteri. Komisi reformasi konstitusi Moldova (dalam bahasa Rumania: Comisia pentru reforma constituţională) terbentuk di bawah dekrit presiden pada tanggal 1 Desember 2009 dalam rangka penyelesaian krisis konstitusional. Jabatan Penjabat Presiden (Acting President) kemudian berada pada Marian Lupu sejak 30 Desember 2010.

Setelah proses keberatan disampaikan empat deputi PCRM, pada 8 Februari 2011, Mahkamah Konstitusi Moldova mengeluarkan kebijakan bahwa Parlemen merupakan satu-satunya lembaga yang dapat menentukan kapan mengadakan pemilihan presiden baru. Karena batas waktu tiga bulan setelah berakhirnya mandat dari presiden sebelumnya telah berakhir. Pada 20 Oktober 2011, Parlemen Moldova memutuskan untuk mengadakan pemilihan presiden pada tanggal 18 November 2011.

Pada 4 November 2011, tiga anggota parlemen dari Partai Komunis Republik Moldova memboikot, termasuk Zinaida Greceanîi (Perdana Menteri periode 31 Maret 2008–14 September 2009). Kebuntuan terhindarkan ketika terjadi kesepakatan koalisi mayoritas yang tidak memiliki dua suara ke ambang pemilu. Tetapi, pada 15 November 2011, sampai batas waktu pendaftaran calon berakhir tetap tidak ada aplikasi yang masuk. Hukum negara Moldova tidak membuat ketentuan dalam situasi tidak adanya calon presiden. Tetapi, kemungkinan pemilu mengalami penundaan atau dibatalkan. Berdasarkan hukum Moldova, pemilihan presiden dapat diulang hanya sekali. Jika usaha kedua gagal, negara harus mengadakan pemilihan parlemen lebih awal.

Pada 2 Desember 2011, upaya kedua ditetapkan pada tanggal 16 Desember 2011. Pada saat yang sama, revisi undang-undang pemilu disahkan bahwa pemilu akan digelar jika ada calon dan setidaknya 61 anggota parlemen yang hadir memberikan suara. Jika pemilihan kemudian tidak berhasil, pemilihan umum dini akan diselenggarakan lagi (ketiga kalinya dalam beberapa tahun, setelah pemilu awal Juli 2009 dan 2010). Ketiga orang yang memboikot dari PCRM memberikan suara (dengan anggota parlemen PCRM memboikot lagi), tapi memilih melawan Marian Lupu yang merupakan calon saja. Upaya lain ditetapkan pada tanggal 15 Januari 2012. Lupu mengumumkan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan dan menyatakan bahwa partai-partai yang mengatur siap untuk mengajukan calon kompromi (alternatif).

Marian Lupu lahir pada tanggal 20 Juni 1966 di Bălti (Republik Sosialis Soviet Moldavia, Uni Soviet) yang kemudian menjadi Republik Moldova. Bersama keluarganya, dia pindah ke Chişinău ketika berusia 6 tahun. Orangtuanya memberinya julukan Marcel, karena mereka menyukai musisi akordion Rumania Marcel Budală (1926-1989). Ayahnya, Ilie Ion Lupu (lahir 1938) adalah penulis, profesor matematika di Moldova State University dan TG Shevchenko University serta aktivis politik Partai Komunis. Pada 1990-an, ayahnya mendukung penuh pengesahan kembali Partai Komunis setelah dilarang pada tahun 1991. Ilie Ion Lupu menemui Vladimir Voronin hanya sekali yakni pada tahun 2008 ketika dia mempresentasikan urutan “Gloria Muncii”. Ibunya mengajar bahasa Prancis di Nicolae Testemiţanu State University of Medicine and Pharmacy. Selama periode 1980-1988, dia menjadi anggota Komsomol dan Anggota Partai Komunis Uni Soviet (1988-1991).

Sampai tahun 1983, Lupu belajar di “Gheorghe Asachi” Sekolah Tinggi Chişinău. Ia belajar Ekonomi di Universitas Negeri Moldova (sampai 1987) dan di Moskow Plekhanov Institut Ekonomi Nasional (1987-1991) di Moskow untuk meraih gelar PhD di bidang Ekonomi. Lupu juga belajar di Institut Dana Moneter Internasional di Washington, DC (1994) dan Organisasi Perdagangan Dunia di Jenewa (1996). Selain berbicara asli Rumania, Lupu dapat berbicara dalam bahasa Inggris, Perancis, dan Rusia. Lupu menikah pada tahun 1992 dan memiliki dua anak, Sanda dan Cristian.

Dia menjabat Wakil Menteri Ekonomi dalam Komunis baru untuk kabinet Tarlev pada bulan Juni 2001. Dua tahun kemudian, pada Agustus 2003, Lupu dipromosikan menjadi Menteri Ekonomi (5 Agustus 2003-24 Maret 2005). Setelah komunis memenangkan pemilihan ulang pada tahun 2005, sekali lagi, Lupu dipromosikan sebagai Ketua Parlemen Moldova. Praktis, dia menjabat Ketua Parlemen Moldova selama periode 24 Maret 2005–5 Mei 2009. Namun, pada Desember 2008, Lupu tidak termasuk dalam komposisi Dewan Keamanan Agung Presiden Vladimir Voronin. Lupu menjadi anggota tingkat tinggi Partai Komunis Republik Moldova dan dianggap sebagai kandidat utama Perdana Menteri setelah Zinaida Greceanîi. Tetapi, tak lama sebelum percobaan (gagal) kedua untuk memilih Presiden berikutnya pada tanggal 3 Juni 2009, dia meninggalkan PCRM dan menyatakan bahwa tidak mungkin melakukan reformasi PCRM dari dalam. Kemudian, dia ditawari keanggotaan dan memimpin Partai Demokrat (Moldova) yang belum menembus electoral threshold pada pemilu pertama tahun 2009.

Setelah pemilihan parlemen Juli 2009, bersama Vlad Filat, Mihai Ghimpu, dan Serafim Urechean, Marian Lupu menandatangani Aliansi Untuk Integrasi Eropa dalam konferensi pers tanggal 8 Agustus 2009. Ia adalah calon Aliansi Untuk Integrasi Eropa untuk Presiden Moldova berikutnya dan telah menjabat Presiden Sementara sejak 30 Desember 2010. (wkd/Epaphroditus Ph. M.)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: