RSS

“Special Report” Natal 2011

Paus Benediktus XVI

Paus Benediktus XVI

Perayaan Natal atau Hari Natal (Christmas or Christmas Day) yang mencapai puncaknya pada tanggal 25 Desember secara tradisi sebagai peringatan tahunan tentang kelahiran Yesus Kristus dan dibuat sebagai hari libur keagamaan bagi miliaran orang di berbagai negara di seluruh dunia. Natal juga disebut dengan Christ’s Mass (Misa Kristus), Nativity of Jesus (kelahiran Yesus), Feast of the Nativity (Pesta Kelahiran Tuhan), dan Noel (atau noël) dalam bahasa Perancisnya serta disingkat “Xmas”. Sebagai varian atau rumpun “Xmas” adalah “Xtemass”. Bagian “mas” berasal dari bahasa Latin yang diturunkan ke dalam bahasa Inggris Kuno untuk “Misa” (“Mass”), sementara “X” berasal dari huruf Yunani Chi. Huruf Chi merupakan huruf pertama dari kata Yunani Χριστός yang diterjemahkan sebagai “Kristus” (Christ).

Ucapan Selamat Natal disampaikan Paus Benediktus XVI dalam 65 bahasa, termasuk bahasa Turki, Ibrani, Arab, Swahili, Hindi, Urdu, dan China dari balkon Basilika (Vatikan) pada Minggu, 25 Desember 2011. Paus Benediktus XVI memberikan pesan “Urbi et Orbi” (pada kota dan dunia) dan memberkati puluhan ribu umat di Lapangan Santo Petrus, Vatikan. “Semoga Tuhan datang membantu dunia yang terkoyak oleh begitu banyak konflik yang menodai bumi dengan darah,” kata Paus Benediktus XVI dari Basilika Santo Petrus dalam bahasa Italia. Konflik di sejumlah wilayah di berbagai belahan dunia menjadi keprihatinan tersendiri bagi Paus Benediktus XVI.

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan Analisis Kebijakan Migrant Care, Wahyu Susilo menulis dengan judul “Indonesia Baru” pada Kolom “Matahati” untuk harian Kompas, Sabtu, 24 Desember 2011 halaman 3 bagian bawah. Selama bulan Desember 2011, setidaknya, dua kali Wahyu menjumpai spanduk iklan perusahaan pengamanan swasta yang menawarkan jasa pengamanan gereja dari ancaman bom. Bersama forum kepala daerah dan jajaran terkait, pada malam Natal, 25 Desember 2011, Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ke-16, Fauzi Bowo (lengkapnya, Dr Ing H Fauzi Bowo) berkeliling mengunjungi ke beberapa gereja termasuk pada perayaan Natal I Gereja Bethel Indonesia (GBI) Mawar Saron, Sabtu malam, 24 Desember 2011. “Hal itu ini, saya lakukan untuk menyampaikan Selamat Hari Natal 2011 kepada umat Kristen di seluruh wilayah DKI Jakarta. Kami datang untuk memberikan jaminan kepada seluruh umat Kristen agar ibadah pada hari Natal dapat berlangsung aman dan damai. Bersama panglima dan pangdam, saya perintahkan kepada seluruh jajaran yang ada di walikota, kecamatan, dan kelurahan untuk menciptakan suasana aman dan memberikan jaminan kepada seluruh warga Jakarta khususnya umat Kristiani bahwa kami ada untuk rakyat dan kami bekerja untuk mengamankan. Kami ingin memberikan jaminan kepada setiap hamba Tuhan di seluruh pelosok Ibukota Jakarta unyuk dapat melaksdanakan kegiatan peribadatan yang sesuai dengan perintah agamanya masing-masing secara bebas dan tanpa diskriminasi,” tandas Gubernur Fauzi Bowo dalam pidato sekitar 7 menit di mimbar di GBI Mawar Saron, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta Dr. Ing. Fauzi Bowo. Sumber Foto Wikipedia

Gubernur DKI Jakarta Dr. Ing. Fauzi Bowo. Sumber Foto Wikipedia

Seusai ibadah, sejumlah pengamanan dadakan terlihat di halaman Gedung Baru GBI Mawar Saron. Pada Minggu, 25 Desember 2011, sekitar pukul 14.00, sejumlah aparat terlihat di GBI Glow Felowship Centre lantai 3A Thamrin Residences, Jalan Thamrin Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Reporter EPM NEWS INTERNATIONAL yang akan menuju tempat ibadah untuk melanjutkan peliputan khusus Natal 2011 sempat ditanya seorang security, “Mau ke mana, pak?” “Mau ke sana,” jawab sang reporter. Padahal, sebelumnya, sang reporter sudah berpapasan dengan dr Thresiaty Pohe (istri Dr Erwin A Pohe MBA). Setelah melihat wajah sang reporter yang basah karena membasuh muka, sekurity terdiam dan melepaskan pandangan ke arah sang reporter. Begitulah rona Natal 2011 yang ditampilkan dalam special event Natal 2011 yang sempat direkam reporter EPM NEWS INTERNATIONAL, Untuk Kedamaian Dunia.

Pdt Gilbert Lomoinding Sampaikan Pesan Natal dari Manger Square, Betlehem
Suasana ibadah Natal Sesi IV pada pukul 15.00 WIB, GBI Glow Fellowship Centre di Glow Sanctuary, Thamrin Residences lantai 3A, Jalan Thamrin Boulevarad, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat dimeriahkan dengan penampilan Yulia Sekarwangi dengan irama dangdut klasik untuk dua lagu yang salah satunya berjudul “Besarkan Nama Tuhan“. Judul lagu ini pernah dinyanyikan di beberapa event Natal 2011 di beberapa tempat, seperti pada Perayaan Natal PDO Immanuel di Gedung Lasik, Rabu malam, 7 Desember 2011. Kehadilan Sekar di Glow Fellowship Centre pada siang itu didampingi pasangan suami-istri, Dr Erwin dan dr Tres Pohe. Penampilan Sekar dengan dua judul lagu dangdut melengkapi sajian paduan suara doa pagi GBI Glow FC.

Gembala Jemaat GFC, Pendeta Gilbet Lumoindong. Foto Situs resmi glowfc.com

Gembala Jemaat GFC, Pendeta Gilbet Lumoindong. Foto Situs resmi glowfc.com

Penyampaian firman Tuhan disampaikan Pdt Gilbert Lumoindong melalui Video Recording (VR) yang disampaikan langsung dari Manger Square (Betlehem) pada Ibadah “Christmas Eve” (Malam Natal), Sabtu malam, 24 Desember 2011 di Jakarta Convention Center Plenary Hall (Senayan, Jakarta) dengan tema “Ceritakanlah Perbuatan-Nya yang Ajaib” (Mazmur 9:2). Praktis sepanjang ibadah Natal pada Minggu, 25 Desember 2011, seluruh jadwal yang diagendakan Pendeta Gilbert sebagai pembicara atau pengkhotbah diisi dengan mendengarkan penyampaian firman Tuhan melalui VR. Selain ibadah Natal Sesi IV, buletin gereja setempat menuliskan jadwal, khotbah Pdt Gilbert melalui VR juga dilakukan pada ibadah Natal Glow FC di Thamrin Residences pada Sesi I (pukul 08.30 WIB), Sesi II (10.30), Sesi III (13.00), dan Sesi V (17.00). Selain juga dilakukan di Glow Gading Marina untuk Sesi I (07.00) dan Sesi III (18.30), Glow Grand Chapel (UPH Tower C lantai 6-7, Lippo Karawaci, Tangerang) pada pukul 10.30, dan Glow Season City (Glow Tower lantai 5 Blok F No 1, Komplek Mall Season City Grogol, Jakarta Barat) pada pukul 10.30 WIB.

Situs atlastours.net menuliskan Manger Square terkait Betlehem dengan kegiatan keagamaan. Karena, setiap tahun terjadi perayaan Natal. Gereja Kelahiran dan Gereja St Catherine, Masjid Omar, dan Pusat Perdamaian Palestina mengelilingi Square. Manger Square yang direnovasi pada tahun 1998-1999, kemudian terlihat lengang dari lalu lintas dan hanya ditujukan untuk pejalan kaki. Hal ini dikhususkan bagi penduduk lokal dan wisatawan mancanegara menuju tempat pertemuan agar mereka tidak merasa jenuh dan bosan. Karakter baru menampilkan perdamaian, kebersihan udara, kesegaran, dan bermartabat. Pohon dengan luas mahkota rendah memberikan keteduhan yang di bawah disediakan tempat duduk (bangku) dan air mancur memainkan percikan air.

Baris-baris pohon disebut Celtis Australis (dalam bahasa Arab Maish) tumbuh liar di Palestina. Bangku dibuat oleh tukang kayu lokal. Air mancur yang terbuat dari batu kubik padat dengan sirkulasi air mengalir terus menerus. Batu paving terbuat dari marmer putih kekuningan Naqab dengan kontribusi biru. Di tengah ruang terbuka pola asal Arab dengan hiasan di deretan batu besar. Ketika senja, pola tersebut berubah menjadi kisi poin bercahaya. Pohon-pohon menyala dari bawah, sehingga menciptakan kanopi hijau untuk kehidupan sosial di bawahnya.

 

Gembala Sidang GBI Mawar Saron, Jakarta Pendeta Jacob Nahuway. Sumber foto http://openlibrary.org

Gembala Sidang GBI Mawar Saron, Jakarta Pendeta Jacob Nahuway. Sumber foto http://openlibrary.org

Gubernur Fauzi Bowo Sampaikan “Selamat Natal” Dari Mimbar GBI Mawar Saron, Jakarta
Sekitar pukul 20.48 WIB, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo beserta rombongan tiba di Gedung Baru GBI Mawar Saron, Kelapa Gading, Jakrta Utara. Sementara, Ricky Romeoch yang tampil sebagai worship leader berulang-ulang melantunkan lagu “Yesus, Juru Selamat Dunie” diiringi musik berirama khas Betawi menjelang dan saat kedatangan serta ketika rombongan meninggalkan tempat ibadah. Dalam pesan Natal 2011, Gubernur Fauzi Bowo menekankan pentingnya kedamaian bagi seluruh umat. “Semoga Natal 2011 membawa kedamaian bagi kita semua. Saya mengajak jemaat untuk merenungkan, mengevaluasi nilai, dan makna di hari natal ini, sehingga kemudian dapat mengimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat,” tandas Gubernur Fauzi Bowo.

“Sekaligus bersyukur, menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, persatuan, dan kesatuan di antara kita. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan umat kristiani di seluruh pelosok Ibukota Jakarta, khususnya jemaat Mawar Saron di bawah pimpinan Dr Jacob Nahuway yang telah bekerja dengan semua pihak menjaga agar Ibukota Jakarta tetap dalam keadaan aman dan damai. Karena hanya dengan suasana seperti inilah kita dapat memelihara, menumbuhkembangkan, dan membangun Ibukota Jakarta untuk kesejahteraan warganya,” kata gubernur. Dalam lawatannya ke GBI Mawar Saron tersebut, Fauzi Bowo selaku kepala Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta didampingi Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Waris, Panglima Korps TNI AU, Wakil Kapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal (Pol) Suhardi Alius, Wakil Ketua DPRD DKI Ir Triwisaksana MSc, Walikota Jakarta Utara H Bambang Sugiyono SE Msi, Komandan Kodim 0502 Jakarta Utara Letkol Infanteri Asep Abdurahman, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta Utara Adil Wahyu Wijaya SH MH.

Sementara, dalam perayaan Natal I GBI Mawar Saron, Kelapa Gading, Jakarta berlangsung meriah dan penuh iman. Jemaat yang kedatangannya lebih awal sudah memilih dan memberikan tempat duduk untuk keluarga dan teman-temannya di lantai 1 Gedung Baru GBI Mawar Saron, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Setelah doa pembuka dipanjatkan oleh Wakil Gembala Sidang GBI Mawar Saron Pendeta Paulus Warsito, sejumlah pengisi acara seperti solo, paduan suara, celebration dance & tamborine saling bergantian mengisi acara dari pukul 18.00 hingga 18.30. Lagu-lagu Natal seperti “Dari Pulau dan Benua” mengalun ke seantero Gedung Baru GBI Mawar Saron yang berkapasitas sekitar 10.000 umat tersebut. Menariknya, ketika persembahan pertama akan dijalankan, sejumlah wanita berpakaian adat Batak menampilkan tarian khas daerah Sumatera Utara tersebut dengan diiringi musik dan lagu berjudul “Di Son Adong Hobuan Tuhan” (“Di Sini Kubawa, Tuhan”). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2009-2014 dari Partai Demokrat (Indonesia), Ruhut Sitompul termasuk dalam deretan tokoh yang menyalakan lilin bersama Pendeta Jacob Nahuway dan Frans Sisir (penyanyi dengan tiupan suara khas dari sisir dan selembar plastik tipis atau dikenal plastik kresek). Dalam khotbahnya, Pendeta Jacob Nahuway mengupas tema “Yesus yang Datang, Tuhan Segala Bangsa” dengan satu referensi ayat yang diambil dari Kitab Galatia 3:14.

Stephen Tong

Pendiri dan Gembala Jemaat GRII, Stephen Tong. Sumber Foto Google.

Dr Tong: Pemimpin Harus Takut Kepada Tuhan
Sekitar 15.000 umat Kristen hadiri ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal Akbar 2011 pada Kamis malam, 22 Desember 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Perkiraan sejumlah itu disampaikan Joko Prabowo, praktisi pendidikan yang juga jemaat Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) di sektor 24 bagian depan. Lantunan lagu-lagu religius Natal disuarakan oleh musik orchestra sejak pukul 18.30 WIB dengan lagu seperti “Hai, Mari Berhimpun”.

Setelah mengambil alih kepemimpinan ibadah sejak pukul 19.23 WIB, Pdt Dr Stephen Tong memberikan kesempatan untuk penyanyi seriosa pria, Chang Fung dengan dua lagu yang salah satunya berjudul “Lord’s Prayer” (Doa Bapa Kami). Penyanyi Lin Kan melantunkan lagu religius lainnya dengan judul “O Holy Night” (O Malam Kudus). Khotbah Dr Tong berkisar pada pentingnya kedatangan Kristus ke dunia dan dipancarkan melalui dua layar lebar di sisi kanan dan kiri podium atau panggung. Dalam suasana hujan rintik-rintik, Dr Tong terus menyampaikan pesan religius kepada umat dengan nada suara yang tegas nan jelas. “Bukan manusia yang mencari Tuhan, tetapi Tuhan yang mencari manusia. Ketika arloji saya hilang, yang mencari arloji bukan arloji itu sendiri, tetapi saya yang harus mencari dan menemukan kembali arloji yang hilang itu,” tandas Dr Tong.

Dalam khotbahnya, Dr Tong juga menyinggung kematian Yuri Irsenovich Kim (dikenal Kim Jong-il) di usia 70 tahun pada tanggal 17 Desember 2011. Dr Tong yang kelahiran Xiamen (Fujian, Republik Rakyat China), kemudian menjadi warga negara Indonesia dan menjadi pendeta terang-terangan menyebut Kim Jong-il sebagai pelaku kriminal (bajingan). “Seorang presiden harus takut kepada Tuhan dan juga mengasihi rakyat. Tetapi, hal ini tidak terjadi di Korea Utara selama kepemimpinan Kim Jong-il sejak kematian ayahnya, Kim Il-sung (15 April 1912–8 Juli 1994) pada tahun 1994 hingga meninggalnya pada Desember 2011. Kim Jong-il telah membiarkan jutaan rakyatnya kelaparan. Sensus yang dilakukan pada 1 Oktober 2008, populasi penduduk Korea Utara berada diurutan ke-48 dengan jumlah 24.052.231 (0,34%) dari daftar populasi penduduk terbesar di dunia. Pemimpin besar itu justru menghamburkan sejumlah uang besar untuk kepentingan bom nuklir agar negara tetangganya menjadi takut,” tandas Dr Tong.

KKR Natal Akbar 2011 dengan pembicara tunggal Pdt Dr Stephen Tong tersebut merupakan lanjutan dari ibadah KKR Pdt Dr Stephen Tong bertema “Kasih & Kehidupan” di tempat yang sama pada tanggal 8-11 Desember 2011 malam. Selama empat hari, Dr Tong menyampaikan pesan Tuhan kepada ribuan umat Kristen di stadion berkapasitas 88.083 (100.800 berdiri) tersebut. Reporter EPM NEWS INTERNATIONAL yang hadir pada hari ketiga, Sabtu tanggal 10 Desember 2011 sempat berteduh di Mall FX Senayan beberapa jam sebelum tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang letaknya seperti tetangga saja. Hingga pukul 20.00 WIB hujan rintik-rintik masih terus mengguyur di sekitar kawasan Senayan.

Joko Prabowo yang ketika itu duduk dibangku VIP memberikan tanggapan mengenai kehadiran umat Tuhan. “Yang terpenting, bukan kuantitas, tapi kualitas. Dengarlah Firman Tuhan yang diberitakan dan panggilan-Nya supaya kita bertobat. Pertobatan sejati yang lebih penting dari berkat jasmani dan harta yang mungkin kita dapat terima di dunia ini,” kata Joko Prabowo. Ditambahkan Joko, hujan yang mengguyur Jakarta terutama di kawasan Senayan sebagai berkat Tuhan agar umat yang datang tidak kepanasan seperti KKR hari pertama dan kedua.

Stephen Tong adalah pendeta Kristen kelahiran Xiamen (Fujian, Republik Rakyat China) pada tahun 1940. Ia menerima panggilan untuk menjadi hamba Tuhan secara penuh sejak tahun 1957. Melalui pelayanan penginjilan, penggembalaan, dan pengajaran, dia telah menyampaikan sosok Kristus kepada lebih dari 29.000.000 orang di berbagai negara di seluruh dunia. Tidak kurang 250.000 orang telah mengabdikan diri untuk menjadi hamba Tuhan secara penuh.

Gesba the New Life Sajikan Sendranada
Ketika tullah (kutukan) datang, pada saat bersamaan kemalangan atau kesengsaraan menghampiri. Situs wikipedia.org menjelaskan, kutukan sebagai curse tampil dalam beberapa bentuk kesulitan atau kemalangan yang menimpa suatu bangsa. Secara khusus, “kutukan” menunjuk pada keinginan merugikan atau menyakiti yang timbul oleh kekuatan gaib, seperti mantra, doa, kutukan, rasa jijik, sihir, dewa sihir, kekuatan alam, atau roh. Dalam sistem kepercayaan, kutukan (atau ritual yang menyertainya) dianggap memiliki beberapa kekuatan penyebab. Bangsa Mesir pernah mengalami suatu tullah (kutukan), bukan hanya sekali tetapi hingga 10 kali tullah. Ketika kutukan menimpa, bangsa Mesir sangat menderita. Ternak mati, katak-katak memenuhi seantero negeri. Bisa dibayangkan, bagaimana bau busuk bangkai ternak menimbulkan berbagai penyakit melalui udara bebas dan bagaimana rasa jijik oleh katak-katak yang bertebaran di mana-mana.

Cerita tentang tullah (kutukan) tersebut diangkat sebagai sebuah bagian dalam Sendranada (seni drama dan nada) bertajuk “Musik Pujian & Drama Musikal 4 Zaman” yang disuguhkan Gereja Segala Bangsa (Gesba) the New Life pimpinan Gembala Senior Pdt Ir Jimmy H Tampi pada Rabu, 21 Desember 2011 malam di Balai Samudera, Jalan Boulevard Barat No 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penampilan seluruh pemain dalam Sendranada disaksikan sekitar 2.500 jemaat Kristen dari wilayah Jakarta dan sekitarnya ditampilkan sejak pukul 18.30 hingga 21.00 WIB.

Cerita dibuka dengan kisah Adam dan Hawa yang hidup di Taman Eden yang dapat menikmati segala kelimpahan. Prahara bangsa mulai menyeruak ketika si penggoda (disebut ular) mulai mempengaruhi kehidupan Hawa. Ketika Hawa mulai tergoda dan terperangkap, sejak saat itu, pengaruh kuasa di Jahat mulai berkecamuk dalam kehidupan setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Kutukan kepada ular adalah berjalan dengan perutnya. Kutukan kepada perempuan adalah bersusah payah ketika melahirkan. Kutukan kepada kaum pria adalah mengusahakan (bekerja) untuk kehidupannya sendiri berserta istri dan anak-anaknya.
Ketika manusia tidak menemukan jalan untuk keluar melepaskan dari kekuasaan dosa, sejak itu juga, Sang Penyelamat dosa telah menghampiri kepada setiap pribadi. Siapa yang percaya diselamatkan, sedang yang tidak percaya akan mendapatkan hukuman (kutuk). Siapa yang percaya kepada-Nya mendapatkan kemuliaan, karena kedatangan Sang Mesaias benar-benar telah memberikan kebebasan dan kelegaan.

Ketika Anda mendengar atau mengetahui dari berbagai berita surat kabar dan media televisi tentang korupsi di Indonesia, mungkin dalam hati kecil Anda bertanya, apakah bangsa Indonesia sedang menghadapi tullah (kutukan) sehingga para koruptor muncul di sana sini. Para pelaku kriminal berdasi tidak sadar diri ketika seorang koruptor lain tampil dipermalukan di negara lain. Bahkan, para koruptor yang belum atau tidak tertangkap seperti menantang aparat penegak hukum di Indonesia untuk dapat menciduknya. Pikirnya, persembunyian di negara lain akan menghindarkan dari langkah hukum di Indonesia.

Pengamat politik dan kekuasaan, Dr Erwin A Pohe MBA bersama Journalist Epaphroditus Ph Mariman menulis bahwa  korupsi di Indonesia telah demikian mengakar atau bahkan telah menjadi budaya. Hingga kini, pimpinan negeri ini masih mencari-cari suatu langkah atau kebijakan jitu untuk menanggulanginya. Kedua penulis memberikan teladan dari seorang tokoh pemimpin China bernama Zhū Róngjī dan hakim Illinois yang menghukum beberapa Gubernur Illionis karena kasus suap dan konspirasi lainnya.

Sendranada ditutup oleh khotbah singkat sekitar 15 menit oleh Pdt Jimmy H Tampi sebagai Gembala Senior Gesba the New Life. Dalam khotbahnya, Pdt Jimmy menekankan bahwa kedatangan Yesus Kristus menghantarkan umatnya untuk dapat berkembang ke kanan dan kiri (Yesaya 53:3b) dan mengambil Kitab Yohanes 1:1-2 sebagai referensi perenungan firman Tuhan. Menurut Pdt Jimmy, ada tiga hal utama yang dialami ketika Yesus Kristus hadir dalam kehidupan manusia. Pertama, Kristus selalu setia mengasihi setiap manusia secara pribadi. “Buktinya, Dia lahir, datang, dan mati untuk menyelematkan dosa manusia. Ia bangkit dari antara orang mati agar umat-Nya meraih sukacita dan kemenangan. Kristus ke sorga untuk menyediakan jalan dan tempat yang kekal bagi kehidupan manusia kelak,” tandas Pdt Jimmy dalam sambutan untuk buku agenda yang dikeluarkan Gesba the New Life yang diterima pers.

Kedua, menyenangkan dan memuliakan Tuhan dengan memiliki hati tulus, damai, dan giat menabur serta menghormati sesama (II Korintus 9:6). Ketiga, selalu waspada dan siap menantikan panggilan kedatangan-Nya. “Tahun 2012 adalah tahun yang sulit, penuh tantangan dan pergumulan. Tetapi, sadarilah bahwa kita adalah warga kerajaan Sorga (Filipi 3:20). Jalankan hidup dengan percaya dan beriman teguh kepada Tuhan Yesus Kristus (Yohanes 14:6). Andalkan Roh Kudus sebagai penolong setia yang penuh kuasa (Yohanes 14:16-17),” tambah Pdt Jimmy.

Santa Claus di Sanok-2010

Santa Claus di Sanok (Polandia). Sumber foto wikipedia.org

Natal Putih Ala Karyawan Hotel Ciputra
Bersama Panti Asuhan Kristen Asih Lestari, keluarga karyawan Hotel Ciputra (Jakarta) menyelenggarakan Perayaan Natal Putih (White Christmas) pada Senin, 19 Desember 2011 di Ruang Puri V dan VI. Suasana ruangan yang dihias dengan warna mayoritas putih seperti balon berwarna putih dan biru muda ditambah dengan kehadiran umat Kristen yang mengenakan gaun atau pakaian warna putih. White Christmas karyawan Hotel Ciputra Jakarta mengangkat tema “Tuhan itu baik kepada semua orang” (Mazmur 14:9a). Hadir pada perayaan tersebut adalah Ketua Umum P2KHRI Dotty I Lilipaly, General Manager Hotel Ciputra Darren Earle, anak-anak Panti Asuhan Kristen Asih Lestari beserta Ibu Hanna Legia selaku pimpinan panti asuhan, devisi pimpinan hotel Ciputra lain beserta ketua panitia natal. Selain duet Ivana dan Chacha, perayaan natal putih (sekitar 80% jemaat mengenakan gaun atau pakaian bernuansa putih) dimeriahkan oleh hotel ciputra choir, persembahan gerak dan lagu dari anak-anak Panti Asuhan Kristen Aasih Lestasi, vokal oleh Hosea Alle grup, dan lomba mewarnai muh yang dimenangi oleh Fanny, Matius, Yonathan, Ayuk, dan seorang anak yang tidak menuliskan nama pada karyanya.

Pdt Andreas Sustono yang menyampaikan khotbah mengundang tawa anak-anak dan jemaat karena kata-katanya dipandang lucu. Pdt Sustono lebih memfokuskan pada cerita di Lukas 15 untuk mendukung tema sentral, “Tuhan itu baik kepada semua orang” (Mazmur 14:9) dan mengambil sebuah ayat dari Ibrani 10:17 sebagai referensi bacaannya. Doa akhir sekaligus doa santap hidangan makan malam dipimpin oleh Ibu Dotty I Lilipali.

Fenomena Natal putih (White Christmas) mengacu pada adanya salju pada Hari Natal. Paling umum, fenomena ini terjadi di berbagai negara utara di belahan bumi bagian utara. Karena bulan Desember berada di tengah musim panas di Belahan Selatan, Natal putih sangat jarang terjadi, kecuali di Antartika, di Pegunungan Alpen Selatan Selandia Baru Pulau Selatan, dan di bagian pegunungan Andes di Amerika Selatan.

Pdt Yesaya Pariadji

Gemala Jemaat dan Ketua Sinode Tibersia Indonesia, Pdt Dr Yesaya Pariadji dan istri, Pdt Darniaty. Sumber Foto Google.

Ratusan Ribu Umat Kristen Datangi Ibadah KKR Gereja Tibersias Indonesia
Hampir setiap tahun, Gereja Tiberias Indonesia selalu memilih Stadion Utama Gelora Bung Karno (Senayan, Jakarta) untuk menyelenggarakan event besar seperti Kebaktian Kebangunan  Rohani (KKR). Pada gambar brosur yang dibagikan kepada setiap jemaat terpampang ribuan orang menyelimuti stadion olahraga terbesar di Indonesia tersebut. Menurut keterangan, pada suatu kesempatan, KKR Tiberias pernah dihadiri lebih dari 200.000 orang di dalam dan di sekitar stadion.

Pemandangan serupa ketika sekitar 100.000 umat Kristen mendatangi stadion gelora pada Sabtu, 17 Desember 2011 sejak pukul 18.00 WIB. Gembala Sidang Pdt Dr Yesaya Pariadji bersama istrinya, Pdt Darniaty Pariadji (Ketua Sinode Tiberias) memimpin ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Perayaan Natal 2011. Gereja Tiberias yang mengangkat motto: Mempersiapkan Jemaat yang Kudus, Misionaris, dan Siap ke Sorga (A Sanctified Church, A Hearth of Missions and Positioned for the Kingdom of Heaven) terus membina iman umat melalui visi dan misi yang diyakini dari Tuhan Yesus Kristus. Tak heran jika setiap kebaktian yang dipimpinnya selalu didatangi ribuan bahkan puluhan ribu orang untuk mendapatkan mukjizat kesembuhan. Selain memadati hampir seluruh sektor stadion, ribuan umat juga merelakan diri mengambil tempat duduk seadanya di lapangan hijau. Mereka memilih lapangan hijau agar lebih dekat dengan panggung utama yang dibangun di sisi selatan stadion.

Sejumlah spanduk bertebaran di berbagai sudut DKI Jakarta seperti di Jalan Boulevard Kelapa Gading (Jakarta Utara), di sekitar stadion, dan iklan di koran nasional satu minggu sebelum dan pada hari pelaksanaan acara KKR terbesar tahun 2011 bagi gereja setempat. Tema Natal 2011 Gereja Tiberias Indonesia difokuskan pada “Semua yang menerima-Nya, diberi-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah” (Yohanes 1:12). Pujian penyembuhan Natal oleh Boanerges team dan dimeriahkan 5000 choir & orchestra. Penyalaan lilin & Malam Kudus dipimpin Pdt Darniaty Pariadji.

Pdt Yesaya Pariadji yang mulai tampil menyampaikan khotbah mengambil posisi mimbar mulai pukul 20.15 WIB. Sejumlah statemen yang disampaikan seperti mukjizat kesembuhan yang pernah dialaminya ditandaskan kembali pada acara malam itu. Bahkan, brosur berwarna yang diterima reporter EPM NEWS INTERNATIONAL turut memperjelas komitmen Pdt Pariadji untuk terjun dalam pelayanan iman umat. Menurut brosur yang disebarkan untuk kalangan sendiri, Pdt Pariadji diinjili langsung oleh Tuhan Yesus agar membaca Injil. Sewaktu lumpuh, dia baru membaca Alkitab dan diperintahkan Tuhan untuk mengembalikan Kuasa Perjamuan Kudus dan Minyak Urapan. Dengan pemahaman tersebut, di dalam setiap ibadah yang dipimpinnya selalu disediakan Perjamuan Kudus dan Minyak Urapan.

Selain sebagai pembicara utama pada KKR Natal 2011, Pdt Pariadji dijadwalkan memimpin ibadah Malam Natal Tiberias pada Sabtu, 14 Desember 2011 di berbagai tempat, yaitu di The Ritz Carlton-Pasific Place Ballrrom lantai 4 (SCBD), Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan pada pukul 21.00 WIB, West Mall Grand Indonesia (belakang Hotel Indonesia) Kempinski Grand Ballroom, Jalan MH Thamrin No 1 Jakarta Pusat (pukul 19.00 WIB), Hotel Ciputra Lantai 6 (Dian Ballroom) Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat (pukul 16.00), Podomoro City-Central Park, Gedung Office Tower Lantai 40, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat (pukul 17.00). Syahdunya malam kudus dengan Light Stick, demikian kalimat penutup pada brosur yang tersebar ke jemaat.

Karyawan/Karyawati Hotel Crowne Plaza Jakarta Rayakan Natal Bersama Anak-anak YPA Calvary
Setelah melewati metal dektektor dan pintu masuk Hotel CROWNE PLAZA (Jakarta) terbaca beberapa event hotel pada Jum’at, 16 Desember 2011. Staff Christmas Celebration Crowne Plaza Jakarta, Tiara 1 & 2 Room, level 3, 17.00-finish menjadi bagian yang sudah direncanakan pihak hotel. Perayaan Natal Bersama Karyawan-karyawati Kristen Crowne Plaza Jakarta dan PT Prabu Budi Mulia mengangkat tema nasional: Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat Terang yang Besar (Yesaya 9:1a) dan sub tema: Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan, maka terlaksanakanlah segala rencanamu (Amsal 16:3).

Pendeta Lucky Lach yang tampil sebagai pembicara atau pengkhotbah menyampaikan pentingnya kedatangan Yesus ke dunia. Pembacaan ayat Kitab Suci terambil dalam Lukas 2:8-14 sebagai pendukung tema nasional yang diambil dari Kitab Yesus 9:1. Menurut Lucky, setidaknya ada tiga hal, mengapa Yesus perlu datang ke dunia? Pertama, karena dunia berada di dalam kegelapan. Ini bukan berarti bahwa terang yang dipancarkan oleh matahari kurang dapat menerangi seluruh permukaan bumi. Kegelapan yang dimaksud karena ada pengaruh dosa, sehingga membuat manusia terjerumus dalam berbagai tindakan kriminal.

Kedua, karena kasih Tuhan yang begitu besar (Yohanes 3:16). Tuhan menghantarkan manusia pada pokok keselamatan, sehingga setiap yang percaya kepada-Nya tidak binasa, tetapi mendapatkan kehidupan yang kekal. Ketiga, pembebasan manusia dari ikatan dosa (Lukas 4:17-19). Kedatangan Yesus ke dunia untuk membebaskan manusia dari ikatan dosa, sehingga siapa saja yang mempercayai dan menerima Yesus Kristus mendapatkan kebebasan.

Perayaan Natal karyawan Hotel Crowne Plaza ini dihadiri Ketua Umum P2KHRI Dotty I Lilipaly, Fred Reynold, Michael Finch, segenap staff dan karyawan hotel. Selain dimeriahkan solo anak oleh Horas Sinaga dan vokal grup anak Angel Voice yang diiringi tiupan seruling dan petikan gitar juga dimeriahkan dengan kehadiran pimpinan dan anak-anak binaan Yayasan Pelayanan Anak Calvary (YPAC). Situs ypacalvarynasional.com menginformasikan, YPAC Nasional didirikan Ibu Reence Setia Sekeon STh pada tahun 1996 di Jakarta dengan Akte Notaris No 5 Tanggal 12 Maret 2002 dan terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, No 59/2002 tanggal 11 April 2002, terdaftar pada Kanwil Departemen Agama DKI Jakarta No WJ/71BA.01.1/5772/2004 tanggal 21 Oktober 2004 serta Dinas Bina Mental Spiritual dan Kesejahteraan Sosial Pemprov DKI Jakarta, No03/1206/087 tanggal 28 Juli 2004. Dengan visi “Demikian juga Bapamu yang disorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang” (Matius 18:14), YPAC Nasional beserta cabang-cabangnya tegap melaksanakan misi, yaitu melayani anak seutuhnya supaya anak memiliki Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya, anak bertumbuh dalam iman dan menjadi saksi Kristus; menyiapkan anak menjadi generasi penerus keluarga, gereja, bangsa dan negara, yang beriman, berilmu, utuh dan tangguh. Sementara, motto “Win The Children Today, Win The World Tomorrow” dan “Children today, Leaders tomorrow”. YPAC Nasional telah memiliki 2 cabang, yaitu Cabang Bekasi (sejak tahun 2000) dipimpin Pdt Vera Levina Sekeon MTh dan Pdt Sambuangga STh memimpin Cabang di Pontianak sejak tahun 2004.

Saur Hasugian. Foto oleh Ensiklopedia Tokoh Batak

Dirjen Bimas Kristen Protestan Kementerian Agama RI, Saur Hasugian. Foto oleh Ensiklopedia Tokoh Batak

Antara Resepsi dan Perayaan Natal Markeplace 2011
Tepat pukul 15.07 WIB, Jum’at, 9 Desember 2011, Ketua Umum P2KHRI Dotty I Lilipaly dari Hotel Ciputra mengirimkan pesan, “Dear P2KHRI/rekan dunia kerja dan pengusaha, dimohon kehadirannya di Perayaan Natal Marketplace, sore ini jam 6, tgl 9/12 di Senayan City-The Hall Lantai 8.” Reporter EPM NEWS INTERNATIONAL yang sedang menghadiri undangan pernikahan dari pasangan pengantin Alberto Marthin Parsaoran Silitonga SH (Abe) dengan Leny Melissa Kristel Br Simangunsong Amd (Icha) di Gedung Grand Mangaradja, Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 7-9 (Kelapa Gading, Jakarta Utara) sejak pukul 10.30 WIB bergegas meluncur ke kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Pengantin pria, Abe adalah putra pengacara Jose (Togi) P Silitonga.

Ketika sekitar pukul 19.00 WIB tiba di tempat, acara sudah dimulai. Di lantai dasar Mall Senayan City, terpampang sebuah poster yang menunjuk pada acara “Marketplace Christmas Concert, Pre Event WPA 2012, Gathering the Year of God’s Favor“. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, DR (HC) Drs Saur Hasugian MTh dan sejumlah pengusaha Indonesia seperti Dr Erwin Pohe tampak hadir. Tampil kesaksian dari beberapa pengusaha Indonesia dan show orchestra & choir dengan tiga lagu yang salah satunya berjudul “Allah Sumber Kuatku”. Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo yang tampil sebagai pembicara dan pengkhotbah juga melantunkan beberapa lagu gereja seperti “Yesus Telah Lahir”, “Kusembah Kau”, “Yesus Kau Berarti Bagiku”.

Pada khotbahnya, Pendeta Niko yang lahir di Bondowoso (Jawa Timur) pada tanggal 20 Februari 1949 dan menjabat anggota Majelis Penasehat Sinode Gereja Bethel Indonesia ini menyampaikan visi bahwa tahun 2011 dan 2012 ada saling keterkaitan. “Tahun 2011 sebagai tahun promosi dan multiplikasi terus dilanjutkan, karena tahun 2012 adalah Tahun Perkenan Tuhan,” tandasnya. Pada era 1990-an, Pendeta Niko bersama-sama melayani umat Kristen bersama dengan Pdt Prof DR Abraham Alex Tanuseputra, Pdt DR Ir Timotius Arifin, dan Pdt Dr Yusak Hadisiswantoro ketiga mereka masih tergabung dalam satu denominasi di bawah payung Gereja Bethel Indonesia. Pdt Abraham Alex Tanuseputra kemudian membentuk Sinode Gereja Bethany Indonesia melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Departemen Agama RI Nomor DJ.III/Kep/HK 00.5/5/158/2003 pada tanggal 17 Januari 2003 bersama menantunya, Pdt Yusak Hadisiswantoro. Sementara, Pendeta Niko dan Pdt Timotius Arifin tetap bernaung di bawah Gereja Bethel Indonesia.

Fasilitator Marketplace Track WPA 2012, Dr Eliezer H Hardjo PhD CM dalam sambutan tertulis melalui buku diary planner WPA 2012 (World Prayer Assembly) Marketplace menyebut sebagai momentum. “Karena belum pernah terjadi sebelumnya bahwa menjelang WPA 2012, secara bersama-sama Marketplace Ministries dapat merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus Kristus,” tulis Eliezer Hardjo. Promotor of Marketplace Christmas Concert 2011, Ir Jacobus S Wibowo menyatakan, WPA I yang diselenggarakan pada tahun 1984 di Korea telah mempelopori gerakan mega church dan melahirkan jaringan-jaringan doa nasional maupun regional. “Tahun 2012 yang merupakan Tahun Perkenan Tuhan. Bagi Indonesia, khususnya pada tanggal 14-18 Mei 2012 terpilih sebagai tuan rumah World Prayer Assembly (WPA) II,” kata Jacobus Wibowo.

Fasilitator Umum Jaringan Dunia Kerja, Antonius Natan ThM menyatakan pentingnya resolusi baru untuk mewujudkan gereja yang sesuai Firman Tuhan. “Sebagian dari perwujudan pembangunan tubuh Kristus, gereja memperlengkapi Kaum Awam yang berada dalam Marketplace atau Kaum Dunia Kerja yang terdiri dari karyawan, profesional, dan pengusaha terlibat dalam pekerjaan pelayanan di dalam komunitas masing-masing. Kaum Dunia Kerja diajak untuk memiliki peranan Imam dan Raja,” tandas Antonius Natan sambil mengutip ayat dalam Efesus 4:11-13. WPA ke-2 tahun 2012 mengangkat tema “A New Wave is Coming” (Datangnya Sebuah Gelombang Baru).

Ruyandi Hutasoit. Foto Pribadi Facebook

Ruyandi Hutasoit. Foto Pribadi Facebook

Ada Hadiah Televisi Layar Datar Natal KTM Mawar Sharon
Ribuan jemaat Mawar Sharon Kelapa Gading menghadiri Kebaktian Tengah Minggu (KTM) jemaat setempat dalam Ibadah Natal 2011 yang diselenggarakan pada Kamis, 8 Desember 2011 di Gedung Lama Komplek GBI Mawar Sharon, Jalan Hibrida Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selain sejumlah anggota jemaat setempat yang tergabung dalam Paduan Suara (PS) Gloria dan team Tamborine, sejumlah kaum muda mempersembahkan Tamborine Celebration. Penyanyi solo, Vika mempersembahkan sebuah judul lagu seputar perayaan kelahiran Sang Mesias, Yesus Kristus. Yucan dari Indonesia Mencari Bakat (IMB) transTV mempersembahkan nyanyian “You as Me Are.”

Hadir sebagai pengkhotbah adalah dr Ruyandi Hutasoit, Sp.U, MA (Ketua Umum Partai Damai Sejahtera periode 1 Oktober 2001–23 Desember 2009). Dalam uraian khotbah, Ruyandi menyitir beberapa ayat Alkitab dari Yohanes 17:4; Mazmur 139:15-16, dan Ibrani 11:23-26. Selain menceritakan berbagai pengalaman di bidang sosial (pelayanan) dan politik, pimpinan partai Kristen pertama yang mampu membentuk fraksi sendiri di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2004-2009 ini sedikit membuka tabir pentingnya hidup sehat dengan mengkonsumi bahan-bahan makanan dari tumbuh-tumbuhan. “Akibat orang sakit kebanyakan disebabkan salah makan,” katanya. Ditandaskan, setelah tidak memimpin partai, Ruyandi menyatakan sedang menjalankan visi Tuhan agar rakyat Indonesia pintar, sehat, dan sejahtera (kaya).

Penyalaan lilin dilakukan oleh Wakil Gembala Sidang GBI Mawar Sharon, Pdt Paulus Warsito dan Ruyandi Hutasoit beserta sejumlah jemaat gereja yang dituakan. Pada akhir ibadah, sejumlah hadiah seperti Blacberry (hp), televisi layar datar, alat pemadan kebakaran, dan hadiah-hadiah lainnya diberikan bagi jemaat yang nomor masuknya keluar sebagai pemenang. Reporter EPM NEWS INTERNATIONAL yang mendapatkan nomor 111680 tidak keluar sebagai peraih hadiah.

Yulia Sekarwangi. Foto Spesial Blog

Yulia Sekarwangi. Foto Spesial Blog

Sejumlah Kerabat dan Kenalan Hadiri Natal PDO Immanuel
Persekutuan Doa Oikumene (PDO) Immanuel pimpinan Dr Erwin Pohe merayakan Natal 2011 di Gedung Lasik lantai 3 pada Rabu, 7 Desember 2011 pukul 19.00-21.30 WIB. Segenap karyawan, kerabat, dan kenalan memadati ruang yang didekor seperti hajatan pengantin di gedung lantai 3 di Jalan Kapten Tenderan Nomor 30, Mampang, Jakarta Selatan tersebut. Sejumlah pendeta seperti Pdt Daniel Pandji, Pendeta Eku Hidayat, dan Pdt Ester Kandou duduk membaur dengan jemaat. Penyanyi Yulia Sekarwangi memukau jemaat dengan penampilan lagu-lagu gereja versi dangdut, sedang Ev Dolfi Sumual menyanyikan lagu karyanya sendiri dari album perdana “Betapa Dahsyat Kuasa Firman” dalam judul lagu “Bertobatlah“. Rony ‘Mongol’ Immanuel dari stand up comedy Indonesia tampil sekitar 45 menit dengan lontaran kata-kata yang mengundang tawa jemaat. Willy Soemantry yang dijadwalkan mengisi instrumentalia tidak hadir. Sementara, Rossy tampil sebagai sebagai worship leader didampingi singer 3 orang perempuan nan tampak cantik dengan penampilan masing-masing.

Pendeta Julius Anthoni STh yang tampil sebagai pembicara menyampaikan materi khotbah dengan memadukan gaya lawak dan pendidikan religi kepada umat. Membuka khotbah dengan menyapa jemaat dengan “jamaah….” disambung dengan gaya-gaya lucu ala stand up komedy (komedi tunggal) lainnya. “Orang Kristen kalau bersedih ingatlah pemain film India. Meskipun di awal nya sedih karena diputus oleh sang pacar, pada akhirnya tetap riang karena dia tidak sendiri. Setidaknya ada belasan orang penari yang menemaninya,” tandas Julius Anthoni yang menyampaikan tema “Natal Membawa Perubahan”. Sebagai ayat pendukung, Pdt Julius Anthoni mengutip pembacayaan ayat firman Tuhan dari Kitab Yohanes 3:16-21.

Candle Light Service dipandu Pdt Hendrik Kawu dan enam orang pendeta atau hamba Tuhan yang memimpin penyalaan lilin, yaitu Pdt Julius Anthoni sebagai pembicara, Dr Erwin Pohe (mewakili keluarga dan PDO Immanuel), dr Tresiaty Pohe (mewakili jemaat), Pdt Daniel Pandji (mewakili Umat Kristen di Indonesia), dan Pdt Eku Hidayat (mewakili pemimpin umat atau hamba-hamba Tuhan). Pada akhir ibadah perayaan natal disajikan paduan suara dari sekolah Haggai dan staff Estetika & Lasik yang seluruhnya adalah wanita. Sebelum pulang, jemaat disajikan masakah khas Manado seperti ayam rica, sayur bunga pepaya, sejumlah ikan laut, dan lainnya.

Perjuangan Pendeta Wanita Setelah 16 Tahun Terjun Gantikan Pelayanan Suami
GBI Jemaat Juanda Raya (Bekasi) pimpinan Pendeta Jerika Gosal memilih tanggal 4 Desember 2011 mulai pukul 16.00-17.30 WIB untuk merayakan kelahiran Sang Juru Selamat Dunia, Yesus Kristus. Puluhan bahkan ratusan jemaat anak-anak, muda, hingga dewasa memadati sebuah ruangan di lantai 1 pusat perdangan Bekasi Trade Center (BTC), Bekasi Timur. Selain penampilan anak-anak sekolah minggu dan paduan suara ibu-ibu jemaat setempat, hadir juga penyanyi gereja Dina Saerang dan Ev Dolfi Sumual.

Pdt Dr Erwin Pohe yang hadir sebagai pembicara menyampaikan tema khotbah berjudul “Mari Bersorak-sorai dan Bersuka Cita” (Yesaya 25:9). Dalam uraian khotbahnya, Erwin Pohe menekankan pentingnya empat hal, yaitu bagaimana umat dapat berkenan kepada Tuhan, tidak membandingkan diri dengan orang lain, segala sesuatu indah pada waktunya, dan agar tidak kuatir terhadap apapun juga. Erwin juga menyampaikan beberapa ayat Alkitab sebagai pendukung seperti Masmur 37:4-6, Pengkhotbah 3:11, dan Filipi 4:6-7. “Harus disadari oleh segenap umat bahwa keselamatan yang diberikan Tuhan hadir setiap hari. Ketika kekuatiran menghampiri, ingat DPU. Apa itu DPU? Ketika Anda mengendarai mobil dan terjebak macet, ternyata di pinggir jalan ada galian Perusahaan Listrik Negara (PLN), jaringan kabel telepon, atau galian-galian lainnya. Kalau di pemerintahan DPU singkatan dari Departemen Pekerjaan Umum, tetapi bagi saya dan untuk mengingatkan kepada Anda agar selalu bersyukur kepada Tuhan, DPU adalah Doa dan Permohonan Ucapan syukur,” tandas Erwin Pohe mengakhiri penyampaian khotbahnya.

Ditemui seusai ibadah, Pdt Jerika Gosal menyatakan, ibadah perayaan Natal 2011 di BTC Bekasi merupakan anugerah Tuhan. Pemimpin jemaat lokal ini kemudian menyampaikan catatan singkat sejarah perjalanan dan perkembangan iman umat. “Tanggal 16 Oktober 1995, Pdt Ferry Hourisa dari BPH GBI menahbiskan GBI Juanda Raya yang beralamat di Jalan Juanda Raya Nomor 253 Bekasi, Jawa Barat. Ibadah jemaat dilakukan lantai 2 sebuah gedung di jalan tersebut. Menginjak perjalanan tahun ketiga atau tepatnya sejak 2 tahun menjalani ibadah di gedung tersebut, Pdt Adrian Gosal (suami saya) jatuh sakit dan koma selama 8 hari di Rumah Sakit Cikini, Jakarta Pusat,” kata Pdt Jerika.

GBI Jemaat Juanda Raya lahir dari sebuah persekutuan doa di Taman Kartini Prase Centre, Bekasi Barat. Pdt Jerika kemudian melanjutkan pelayanan dengan seluruh kemampuan dan usaha yang dimiliki seorang istri. Dengan bantuan sponsor, beberapa anak didiknya bisa mendapatkan pembelajaran di sebuah sekolah teologi di daerah Cianjur, Jawa Barat. Setelah 16 tahun berjalan, GBI Juanda Raya menempati tempat baru di sebuah ruangan di komplek BTC Bekasi. (Epaphroditus Ph. Mariman)

 

One response to ““Special Report” Natal 2011

  1. Pdt. Rolly Rorong, S.Th

    19 Februari 2012 at 16:27

    Sangat disyukuri atas upaya para hamba-hambaNYA menyebarkan brita natal sang juruselamat.Tuhan pasti memberkati upaya ini.Doa kami menyertai biar dunia mendengar dan melihat keselamatan amin

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: