RSS

Wapres UEA

Kekayaan, Hobby, dan Amal Seorang Penguasa Dubai

Pada bulan Juni 2010, Majalah Forbis memperkirakan kekayaan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mencapai sebesar USD $ 79.300.000.000. Peringkat ini menjadikan dia sebagai raja terkaya ketiga dalam keluarga kerajaan di Abu Dhabi dan Saudi. Selain kaya, ia juga dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi. Pada tanggal 19 Mei 2007, ia mengumumkan rencana untuk memberikan $ US100m untuk menjalankan yayasan pendidikan di Timur Tengah bernama “Mohammed bin Rashid Al Maktoum Foundation”. Langkah tersebut merupakan salah satu sumbangan amal terbesar dalam sejarah. Menurut Sheikh Mohammed, maksud sumbangan tersebut adalah untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan antara wilayah Arab dan dunia berkembang, meningkatkan standar pendidikan dan penelitian di wilayah, mengembangkan program kepemimpinan kepemudaan, dan merangsang penciptaan lapangan kerja. Pengumuman ini dilakukan pada Forum Ekonomi Dunia di Yordania tahun 2007. Salah satu inisiatif yayasan adalah Baitul Hikmah UI.

Pada bulan September 2007, ia meluncurkan kampanye penggalangan dana Dubai Cares demi pendidikan 1 juta anak di negara-negara miskin. Kampanye ini memberi kontribusi Dubai sebagai Tujuan Pembangunan Milenium Perserikatan Bangsa-bangsa untuk menyediakan Pendidikan Dasar anak-anak pada tahun 2015. Jumlah sumbangan untuk kampanye ini telah melebihi USD 1,65 miliar (sekitar US $ 450 juta). Pada tanggal 3 Desember 2008, Sheikh Mohammad juga meluncurkan inisiatif Ramadhan baru dengan nama “Noor Dubai” yang bertujuan membantu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO: World Health Organization) dan Badan Internasional untuk Pencegahan Kebutaan (IAPB: International Agency for the Prevention of Blindness) dalam mencapai tujuan yang digariskan pada VISI 2020: Hak Penglihatan (VISION 2020: the Right to Sight). Noor Dubai memberikan pelayanan pengobatan dan layanan kesehatan bagi satu juta orang yang menderita kebutaan agar dapat disembuhkan dari gangguan penglihatan di negara berkembang pada skala lokal, regional, dan internasional.

Mohammed bin Rashid Al Maktoum atau Muhammad bin Rāshid al Maktūm atau Sheikh Mohammed lahir pada 22 Juli 1949 di Dubai, Trucial Serikat. Ia adalah putra ketiga dari empat bersaudara dari Rashid bin Saeed Al Maktoum (1912-7 Oktober 1990, Penguasa Dubai periode 1958-7 Oktober 1990 dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab ke-2 periode 25 April 1979-7 Oktober 1990). Dari usia empat tahun, Sheikh Mohammed mendapatkan tutorial pribadi dalam Bahasa Arab dan Studi Islam. Pada tahun 1955, ia memulai pendidikan formal di Al Ahmedia School. Pada usia 10 tahun, ia pindah ke Al Shaab School dan Dubai Secondary School dua tahun kemudian. Pada tahun 1966, bersama sepupunya, Sheikh Muhammad bin Khalifa Al-Maktoum, dia belajar di Bell Educational Trust’s English Language School di Britania Raya.

Pada tahun 1979, dia menikahi HH Sheikha Hind binti Maktoum Al Maktoum binti Juma dan menjadi istri tertuanya. Yang terkenal adalah istri mudanya, HRH Putri Haya binti Al Hussein (putri Hussein, Raja Yordania periode 11 Agustus 1952-7 Februari 1999) yang masih keturunan Raja Abdullah II dari Yordania yang saat ini sedang memerintah sejak 7 Februari 1999. Pernikahan dengan Putri Haya berlangsung pada 10 April 2004. Dengan siapa putri AlJalila (lahir 2 Desember 2007) lahir tidak ketahui publik. Sheikh Mohammed memiliki 21 anak yang diakui secara resmi (8 putra dan 13 putri).

Sejak Desember 1971, Sheikh Maktoum bin Rashid Al Maktoum menjabat Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab pertama dan menjadi Pangeran Mahkota Dubai pada periode 3 Januari 1995-4 Januari 2006. Setelah kira-kira satu dekade pemerintahan de facto, ia menjadi Emir Dubai pada 4 Januari 2006 setelah kematian kakaknya Sheikh Maktoum bin Rashid Al Maktoum. Ia telah dinominasikan oleh Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Khalifa bin Zayed bin Sultan Al Nahyan untuk menjabat Perdana Menteri UEA. Praktis, sejak 5 Januari 2006, dia telah menjalankan tugas dan sejak 11 Februari 2006, ia telah menjalankan secara penuh tugas-tugas sebagai perdana menteri. Sejak tanggal 5 Januari 2006 tersebut, dia juga dinominasikan sebagai Wakil Presiden UEA. Para anggota Dewan Nasional Federal Uni Emirat Arab menerima nominasinya sebagai Presiden.

Al Maktoum dan anak-anaknya dikenal sebagai penggemar puisi dam seni Arab tradisional. Ia mengambil bagian dalam berbagai kegiatan untuk membantu negara-negara berkembang seperti Yordania, Mesir, Otoritas Palestina, dan Yaman. Dia menulis puisi sendiri dengan judul “Nabati” (Arab sehari-hari). Mereka juga penggemar olahraga, terutama Kuda Pacu dan Balap Unta. Sebagai contoh, dalam Asian Games ke-15 tahun 2006, Rasyid (anaknya) meraih emas perorangan dalam Ketahanan. Putra Rashid, Ahmed, Majid, dan Hamdan meraih emas tim di Daya Tahan. Keponakannya, Latifa meraih perunggu di Show Jumping. Putrinya, Maitha memimpin tim UEA di cabang olahraga Taekwondo.

Sheikh Mohammed tercatat sebagai tokoh utama di dunia internasional dalam balap kuda. Pada akhir tahun 1981, ia berinvestasi di Gainsborough Stud di Woolton Hill, dekat Newbury, Berkshire, Britania Raya. Dia juga memiliki andil di Ballysheehan Stud di County Tipperary, Irlandia. Selain juga ambil bagian di Gainsborough Farms Inc di Versailles, Kentucky, Amerika Serikat. Kegiatan balapnya juga meliputi kepemilikan Darley Stables. Ia juga sebagai mitra terkemuka di keluarga Godolphin Stables. Sheikh Mohammed juga sebagai penyelenggara Piala Dunia Dubai, ajang lomba pengagum kuda dunia terkaya.

Di Inggris, kuda-kudanya telah memenangkan banyak ras termasuk Grup Satu dan beberapa dari Races Klasik Inggris. Kudanya juga memenangkan Irish Derby Stakes dan Prix de l’Arc de Triomphe serta Preakness Stakes bersama Bernardini di Amerika Serikat pada tahun 2006. Pada tahun 2008, ia membeli kerajaan Woodlands Stud lebih dari $ 460.000.000.

Sejak tahun 2000, atlet berkuda internasional berafiliasi dengan UNICEF agar momok “perbudakan modern di olahraga tersebut diakhiri” guna memberikan tekanan publik dan diplomatik pemerintah UEA. Pada tahun 2005, sebuah program yang disponsori UNICEF dengan pemerintah UEA memulangkan ratusan anak sebelum diperbudak sebagai joki unta. Mereka diberikan layanan sosial dan kompensasi setelah kembali ke negara asalnya yaitu Pakistan, Sudan, Mauritania, dan Bangladesh. Pada tahun 2005, pemerintah UEA menyisihkan $ US2.7 juta untuk dana awal dengan tambahan $ US9 juta pada tahap kedua guna menegakkan kepatuhan, mengadopsi hukum resmi dengan melarang praktek hukuman waktu penjara dan $ US27, 200. UNICEF mendukung upaya UEA dan mengungkapkan harapan bahwa “program UEA berfungsi sebagai model untuk negara-negara lain di kawasan itu sebagai sarana untuk mengakhiri segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak”.

Pada bulan September 2006, Sheikh Mohammed dituduh mendorong penculikan dan perbudakan ribuan anak laki-laki untuk digunakan sebagai joki dalam balap onta. Sebuah gugatan diajukan di negara bagian Florida. Namun, pengacara Amerika yang mewakili UAE mengangkat mosi untuk membatalkan gugatan. Bukan pada substansinya, melainkan pada alasan bahwa tidak ada pihak yang terlibat tinggal di Amerika Serikat. Pada bulan Juli 2007, hakim Cecilia Altonaga memutuskan untuk menolak gugatan.

Pada tahun 2000, Syekh mendanai € 4.000.000 untuk pembangunan masjid Essalaam di Rotterdam (Belanda) yang menimbulkan suatu kontroversi. Sheikh Mohammed mengawasi pengembangan berbagai proyek di Dubai termasuk penciptaan Palm Islands dan hotel mewah Burj Al Arab. Dia juga mempromosikan pembangunan Burj Khalifa yang merupakan bangunan tertinggi di dunia hingga saat ini. Gedung tertinggi di dunia ini diresmikan pembukaannya pada Senin, 4 Januari 2010. Selama masa jabatannya sebagai Pangeran Mahkota, ia mendirikan Dubai Holding. Saat ini, dia memiliki 99,67% dari perusahaan.

Pada tanggal 9 Maret 2007, Koran Metro yang berbasis di London memuat gambar Sheikh Mohammed yang menghubungkan dengan tersangka teror Khalid Shaikh Mohammed. Atas kejadian tersebut, Metro meminta maaf. (Wik/Epaphroditus Ph. M.)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: